Satgas Pangan Siaga Jelang Idulfitri, Harga Sembako di Jawa Barat dan Jabodetabek Mulai Naik

AKURAT BANTEN - Menjelang Idulfitri 2026, pemerintah melalui Satgas Pangan meningkatkan pengawasan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Langkah ini dilakukan di tengah kondisi di mana sejumlah daerah, termasuk Jawa Barat dan wilayah Jabodetabek, mulai mengalami kenaikan harga sembako.
Di Jawa Barat, pergerakan harga sudah terlihat sejak awal Ramadan. Data menunjukkan inflasi daerah ikut terdorong oleh kenaikan harga pangan, terutama pada beberapa komoditas utama.
Hal ini menandakan adanya tekanan harga yang cukup terasa di tingkat masyarakat.
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Jabodetabek. Di sejumlah pasar, harga bahan pokok seperti daging dan cabai mulai naik sejak awal Ramadan. Bahkan, cabai rawit di beberapa titik dilaporkan melonjak cukup tinggi dibandingkan harga normal.
Secara umum, kenaikan ini memang sudah diprediksi. Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mengingatkan bahwa komoditas seperti cabai rawit, telur ayam, dan daging ayam menjadi yang paling rentan mengalami kenaikan menjelang Lebaran.
Baca Juga: Dilema Umat Muslim Indonesia Jelang Idulfitri, Pilih Tarawih atau Ikut Gema Takbir?
Di wilayah Jawa Barat sendiri, seperti Bogor dan sekitarnya, tren kenaikan harga juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah bahkan mulai menggelar operasi pasar dan bazar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Meski demikian, tidak semua daerah mengalami lonjakan yang sama. Ada wilayah yang masih relatif stabil, sementara daerah lain mengalami kenaikan bertahap pada komoditas tertentu. Perbedaan ini biasanya dipengaruhi oleh distribusi pasokan, kondisi cuaca, serta tingginya permintaan menjelang hari besar.
Melihat kondisi tersebut, Satgas Pangan menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat, terutama terhadap produsen dan distributor. Jika ditemukan praktik penimbunan atau permainan harga, sanksi tegas akan diberikan.
Baca Juga: Hilal Belum Cukup Umur, Sidang Isbat Putuskan Lebaran 2026 Tak Jatuh Besok!
Dengan pengawasan yang diperketat ini, pemerintah berharap kenaikan harga tetap terkendali sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan Idulfitri tanpa tekanan berlebihan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







