Duka di Balik Takbir: Perjuangan Marhasyim Melawan Infeksi Usai Bersih-Bersih Rumah Berakhir Pilu

AKURAT BANTEN – Malam yang seharusnya penuh kemenangan dan suka cita di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, berubah menjadi pemandangan pilu. Saat gema takbir dan tahmid bersahut-sahutan dari pengeras suara masjid menyambut Idul Fitri 1447 H, di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, sebuah keluarga harus merelakan kepergian ayah tercinta.
Marhasyim (69), seorang ayah dari tujuh anak yang dikenal aktif di lingkungannya, menghembuskan napas terakhirnya tepat pada Jumat malam (20/3), pukul 20.38 WIB. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi warga RT.002 RW.02 Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang mengenalnya sebagai sosok ramah dan sosial.
Baca Juga: Tradisi Berkunjung Hari Raya Idul Fitri: Menguatkan Kebaikan dengan Tetangga
Awal Petaka di Balik Niat Suci
Tragedi ini bermula dari niat tulus almarhum untuk menyambut Hari Raya dengan rumah yang bersih dan nyaman bagi keluarganya. Pada hari Minggu, beberapa hari sebelum Idul Fitri, Marhasyim melakukan kegiatan bersih-bersih rumah secara menyeluruh.
Namun, aktivitas tersebut justru menjadi pintu masuk bagi infeksi mematikan. Dugaan kuat, almarhum terpapar virus berbahaya—yang diduga berasal dari hewan tikus—saat ia membersihkan area wastafel dan saluran selokan yang tersumbat di sekitar rumahnya. Apa yang dianggap sebagai bakti untuk keluarga, nyatanya berakhir sebagai petaka.
Baca Juga: Hitung Mundur 48 Jam: Akankah Trump Benar-benar Memulai Perang Nuklir Lawan Iran?
Kronologi Perjuangan Melawan Infeksi
Perjuangan Marhasyim melawan infeksi yang perlahan menggerogoti tubuhnya berlangsung begitu cepat dan menyakitkan:
Senin: Sehari usai bersih-bersih, almarhum mulai merasakan gejala awal. Demam, kelelahan, nyeri otot, pusing, dan mual mulai menyerang. Saat itu, kondisi ini belum dianggap serius oleh keluarga.
Rabu: Kondisi memburuk secara drastis. Marhasyim sudah tidak mampu berjalan. Keluarga yang panik segera memanggil ambulans dan melarikannya ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.
Kamis Malam: Setelah sempat merintih kesakitan di IGD, almarhum dipindahkan ke ruang Intensive Care Unit (ICU). Tim dokter berjuang keras, namun kondisinya dilaporkan semakin kritis.
Jumat Siang: Memasuki siang hari di Jumat terakhir Ramadan, Marhasyim dinyatakan koma.
Perjuangan fisik almarhum berakhir pada Jumat malam, tepat saat seluruh umat Muslim merayakan takbiran. Tangis keluarga pun pecah di ruang tunggu ICU ketika tim dokter menyampaikan kabar duka tersebut.
Baca Juga: Waduh! Trump Ancam Iran Serangan Lanjutan Pulau Kharg Jika Tak Segera Buka Selat Hormuz
Kehilangan Bagi Lingkungan Sumur Batu
Di mata warga Sumur Batu, Marhasyim bukan sekadar tetangga. Beliau adalah pilar komunitas yang selalu hadir dalam setiap kegiatan sosial.
"Beliau adalah warga yang sangat baik, aktif dalam kegiatan lingkungan, dan selalu ringan tangan membantu siapa saja yang membutuhkan. Kehilangan beliau tentu menjadi duka bagi kami semua," ujar Ketua RT setempat dengan rasa kehilangan yang dalam.
Senada dengan itu, Aji (49), salah satu tetangga dekat almarhum, mengenang Marhasyim sebagai pribadi yang hangat dan bersahabat. “Setiap ada kegiatan warga, beliau pasti hadir. Bahkan kalau ada yang kesulitan, beliau sering membantu tanpa diminta. Kami sangat kehilangan.”
Kini, Hari Raya Idul Fitri bagi keluarga Marhasyim tidak lagi sama. Mereka berusaha menerima kepergian sosok ayah, kakek, dan tetangga teladan ini dengan ikhlas, sembari terus mengenang warisan kebaikan dan jasa yang telah ditinggalkan semasa hidupnya. Selamat jalan, Pak Marhasyim... (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 7Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 8Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









