Banten

Trump Ungkap Rencana Mengerikan Uranium Iran Bisa Diambil Amerika Serikat Jika Kesepakatan Soal Hal Ini Bikin Panas

Aullia Rachma Puteri | 24 Maret 2026, 06:17 WIB
Trump Ungkap Rencana Mengerikan Uranium Iran Bisa Diambil Amerika Serikat Jika Kesepakatan Soal Hal Ini Bikin Panas
uranium iran bakal dikuasai amerika serikat

AKURAT BANTEN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan yang menyita perhatian global.

Ia menyebut bahwa Amerika Serikat berpeluang mengambil alih uranium milik Iran jika kesepakatan antara kedua negara berhasil dicapai.

Pernyataan tersebut muncul di tengah hubungan yang masih diwarnai ketegangan, terutama terkait program nuklir Iran yang selama ini menjadi sorotan komunitas internasional.

Uranium, sebagai bahan utama dalam pengembangan energi nuklir sekaligus potensi senjata, menjadi isu sensitif dalam diplomasi kedua negara.

Baca Juga: Segera Selat Hormuz Dibuka Oleh Trump? Pimpinan Tertinggi Amerika Serikat Percaya Diri Lakukan Ini dengan Iran

Trump mengindikasikan bahwa langkah pengambilalihan uranium bisa menjadi bagian dari solusi untuk meredakan konflik.

Ia menilai, jika Iran bersedia menyerahkan material tersebut, maka kekhawatiran dunia terhadap potensi pengembangan senjata nuklir dapat ditekan.

Meski begitu, belum ada rincian teknis terkait bagaimana mekanisme pengambilan uranium tersebut akan dilakukan.

Pernyataan ini lebih menggambarkan arah kebijakan yang ingin ditempuh Washington dalam upaya mengendalikan program nuklir Iran.

Baca Juga: Siap Selat Hormuz Ditutup Total, Ancaman Trump Tidak Buat Iran Takut Sama Sekali

Di sisi lain, Teheran selama ini konsisten menyatakan bahwa program nuklirnya ditujukan untuk kepentingan damai, termasuk energi dan penelitian.

Pemerintah Iran juga menegaskan bahwa mereka memiliki hak untuk mengembangkan teknologi nuklir sebagai bagian dari kedaulatan negara.

Perbedaan pandangan ini menjadi tantangan utama dalam proses negosiasi yang tengah berlangsung.

Meski terdapat sinyal komunikasi antara kedua pihak, jalan menuju kesepakatan dinilai masih panjang dan penuh dinamika.

Baca Juga: Gegara Konflik Iran, Trump Sindir PM Inggris Keir Starmer Lewat Video SNL Buat Hubungan AS–Inggris Memanas

Sejumlah pengamat menilai, pernyataan Trump tersebut bisa menjadi strategi tekanan sekaligus sinyal pembuka untuk negosiasi yang lebih luas.

Dengan menawarkan skema pengambilan uranium, Amerika Serikat mencoba menempatkan dirinya sebagai pengawas utama dalam isu nuklir Iran.

Namun, wacana tersebut juga berpotensi memicu polemik baru.

Pengambilalihan sumber daya strategis seperti uranium dinilai tidak hanya menyangkut aspek keamanan, tetapi juga menyentuh isu kedaulatan dan kepercayaan antarnegara.

Baca Juga: Gegara Konflik Iran, Trump Sindir PM Inggris Keir Starmer Lewat Video SNL Buat Hubungan AS–Inggris Memanas

Di tengah kondisi geopolitik yang belum stabil, setiap pernyataan dari pemimpin dunia memiliki dampak besar terhadap persepsi global.

Tidak sedikit pihak yang khawatir bahwa retorika semacam ini justru dapat memperkeruh suasana jika tidak diikuti langkah diplomasi yang konkret.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran terkait usulan tersebut.

Dunia internasional pun masih menunggu perkembangan lanjutan, termasuk kemungkinan perundingan yang lebih intens dalam waktu dekat.

Baca Juga: Gempuran Iran Tak Terbendung, Langkah 'Memalukan' Netanyahu di Arad Jadi Sorotan Dunia

Situasi ini menegaskan bahwa isu nuklir Iran tetap menjadi salah satu titik panas dalam geopolitik global.

Pernyataan Trump mungkin membuka peluang dialog, tetapi juga menyisakan banyak pertanyaan tentang arah kebijakan yang akan diambil ke depan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.