Bom Tandan Iran Hancurkan Pipa Air Utama Tel Aviv, Timbulkan Kepanikan dan Banjir Besar

AKURAT BANTEN - Awal April 2026 eskalasi perang dan intensitas serangan bom Iran makin meningkat, baru-baru ini terjadi kerusakan parah di wilayah metropolitan Tel Aviv, termasuk insiden di Distrik Nabib dan Nebrak, timbulkan kerusakan infrastruktur pipa air utama pada, Kamis (2/4/2026).
Berdasarkan laporan sementara, diduga terkena hantaman bom tandan milik Iran yang sudah direncanakan sebelumnya dan tepat mengenai sasaran.
Kini wilayah kota metropolitan kawasan padat penduduk tersebut, dikepung banjir besar, menyebabkan kerusakan parah pada sistem sanitasi bawah tanah hingga melumpuhkan aktivitas warga.
Baca Juga: Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali untuk Musuh di Tengah Konflik Timur Tengah
Pemandangan mencekam berhasil diungkap melalui rekaman video amatir, tampak aliran air mengalir sangat deras meluap hingga ke jalan raya.
Dalam rekaman tersebut, juga memperlihatkan pipa yang hancur, dengan cepat menggenangi jalur transportasi utama, menghambat mobilitas jalur kendaraan.
Seperti diketahui, Tel Aviv merupakan salah satu kawasan dengan mobilitas tinggi di negara zionis, maka banjir yang muncul secara tiba-tiba tentunya akan menciptakan kepanikan yang sangat luar biasa bagi warga setempat.
Dari sumber yang dipercaya menyebut, puluhan bangunan rusak, warga mengungsi, dan aktivitas kota terganggu akibat serangan yang terus berulang.
Situasi ini menunjukkan bahwa dampak perang tidak hanya berupa ledakan, tetapi juga gangguan terhadap kehidupan sehari-hari warga sipil.
"Hantaman tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sistem saluran air bawah tanah dan memicu banjir besar di kawasan padat penduduk," dikutip dari salah satu laporan pada, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Di Depan Jokowi, Hakim Binsar Gultom Beri Pesan 'Pedas' untuk Publik, Ada Apa?
Terkait insiden tersebut, belum ada laporan resmi dari pemerintah, kerugian yang ditimbulkan, korban jiwa maupun luka-luka akibat banjir dan ledakan di distrik tersebut.
Sejauh ini, warga setempat diimbau untuk menjauhi area terdampak karena struktur tanah di sekitar pipa yang hancur dikhawatirkan menjadi labil. *******
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










