Dikepung Genangan Air, Warga Parung Jaya Tagih Janji Anggota DPRD Kota Tangerang

AKURAT BANTEN - Warga Kampung Parung Kored RW 01 RT 01, Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, mengeluhkan belum terealisasinya pembangunan drainase yang sebelumnya dijanjikan oleh anggota DPRD Kota Tangerang, Jamaluddin atau Haji Jamal.
Keluhan ini muncul seiring meningkatnya intensitas genangan yang kini melanda kawasan permukiman warga setiap kali hujan turun. Padahal, menurut warga, kondisi tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya selama puluhan tahun.
Salah satu warga, HS, menyampaikan bahwa Anggota DPRD Kota Tangerang Jamaluddin memiliki peran penting dalam proses komunikasi antara warga, pihak perusahaan pengelola lahan, dan pemerintah.
Baca Juga: Geger di Washington! Trump Terancam Lengser Lagi Atas Tuduhan Kejahatan Perang
Ia bahkan disebut-sebut hadir sebagai perwakilan perusahaan saat pertemuan resmi di kantor kelurahan.
"Waktu itu PT diwakili oleh Pak Haji Jamal. Katanya akan dibuat drainase untuk mengatasi dampak pengurukan lahan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi," ujarnya, Selasa (07/04/2026).
Permasalahan ini bermula dari aktivitas pengurukan lahan di belakang permukiman warga yang awalnya direncanakan untuk pembangunan lapangan padel.
Baca Juga: Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Ditangkap Warga Gegara Lakukan Pelecehan
Namun proyek tersebut tidak berlanjut dan kini terbengkalai, meninggalkan dampak serius terhadap sistem aliran air di lingkungan tersebut.
Akibat pengurukan itu, saluran air warga tertutup dan menyebabkan genangan yang terus berulang. Warga menyebut, sejak tahun 1990 wilayah tersebut tidak pernah mengalami banjir, hingga akhirnya kondisi berubah dalam beberapa waktu terakhir.
Kekecewaan warga semakin memuncak setelah adanya komunikasi terbaru melalui pesan WhatsApp antara Haji Samin dan Jamaluddin.
Baca Juga: TRAGIS! Diduga Mesin Meledak, Kapal Pukat Teri Terbakar di Belawan, 3 Orang Tewas
Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa pengerjaan drainase baru akan dimulai pada Agustus 2026. Warga menilai janji tersebut tidak sebanding dengan kondisi mendesak yang mereka hadapi saat ini.
"Saya WA Pak Haji Jamal minggu kemarin. Ini jawabannya, Agustus katanya baru mau dibuat drainase. Lah kalau sekarang baru bulan empat (April), ke Agustus empat bulan lagi. Lah keburu mati duluan kita! Mana hujannya sekarang kan enggak tentu. Kalau setiap hujan banjir, Agustus baru dibuat, warga sini keburu mati semua," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi 1 DPRD Kota Tangerang, Jamaluddin, membantah tudingan bahwa dirinya menutup akses drainase yang menyebabkan banjir di lingkungan warga.
Baca Juga: Netanyahu Pastikan Gencatan Senjata AS-Iran Tak Hentikan Serangan Israel di Lebanon
Ia menjelaskan bahwa tidak ada drainase yang ditutup sebagaimana yang dikeluhkan warga Parung Kored.
Menurutnya, justru selama ini aliran air dari permukiman warga diarahkan ke lahannya yang sebelumnya masih kosong.
"Yang ada itu masyarakat membuang aliran drainase ke lahan saya, saya sudah siapin drainasenya, kenapa buang di lahan saya," kata Jamaluddin saat di konfirmasi melalui sambungan telpon.
Baca Juga: Kabar Terbaru!! Kuliah Daring Setiap Jumat Pascasarjana Untirta Tahun 2026
Ia juga mengaku, akan menggunakan lahan miliknya itu untuk sarana olahraga namun belum terealisasi.
"Itu lahan saya. Saya mau pake, saya tidak ada niat untuk menghalangi, memang awalnya itu akan dijadikan lapangan padel, tetapi ada kendala," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana








