Bukan Lawan Biasa, Inilah 3 Negara yang Bikin Israel Murka karena Dukung Iran, Salah Satunya Kekuatan NATO!

AKURAT BANTEN – Ketegangan di Timur Tengah kini memasuki babak baru yang lebih pelik. Bukan lagi sekadar adu rudal di udara, melainkan pecahnya persatuan diplomatik di panggung dunia.
Israel secara mengejutkan meluapkan kemarahan besar terhadap tiga negara yang dianggap "bermain dua kaki" dengan mendukung rezim Iran di tengah blokade panas Selat Hormuz.
Tudingan ini memicu guncangan hebat, terutama karena salah satu negara yang disemprot Israel adalah anggota utama NATO, aliansi yang seharusnya berdiri di garis depan bersama sekutu Barat.
Baca Juga: Gempar! Trump Hari ini Hardik Israel: 'DILARANG Serang Lebanon, Cukup Sudah!'
Tikaman dari Dalam: Anggota NATO di Pusaran Konflik
Negara yang memicu kemarahan paling besar adalah Prancis. Sebagai salah satu kekuatan militer dan diplomatik NATO, Prancis dituding telah melakukan kesepakatan rahasia dengan Teheran.
Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, secara terbuka mengonfrontasi perwakilan Prancis terkait adanya "jalur aman" bagi kapal-kapal komersial mereka di Selat Hormuz, sementara kapal negara lain dipaksa putar balik atau disita oleh garda revolusi Iran.
Politik luar negeri bukan tentang siapa yang paling keras berteriak di podium, melainkan tentang siapa yang tetap setia saat krisis melanda. Namun hari ini, kita melihat kesetiaan itu luntur demi kepentingan logistik yang dibayar dengan harga yang sangat mahal.
Baca Juga: Skenario Sabotase Terendus! Erdogan Peringatkan Dunia soal Ulah Israel di Balik Layar
China dan Pakistan: Aliansi Kepentingan yang Solid
Selain Prancis, dua negara lain yang menjadi sasaran tembak Israel adalah China dan Pakistan. China, sebagai raksasa ekonomi dunia, memang memiliki hubungan strategis dengan Iran.
Namun, keberanian mereka untuk mengamankan jalur pelayaran di bawah hidung blokade AS-Israel dianggap sebagai dukungan nyata bagi ketahanan ekonomi Teheran.
Pakistan pun demikian. Sebagai negara dengan kekuatan nuklir, posisinya yang diduga menjalin "kesepakatan bawah meja" dengan Iran membuat Israel merasa dikepung oleh kebijakan luar negeri yang tidak lagi memihak mereka.
Baca Juga: Dunia Terkecoh! Dana Rp263 Triliun untuk Korban Gaza Diduga 'Dibelokkan' Trump ke Israel
Skandal 'Upeti' di Selat Hormuz
Inti dari kemarahan Israel adalah dugaan adanya transaksi finansial atau konsesi politik.
Danny Danon dalam unggahannya yang viral di platform X mempertanyakan transparansi negara-negara tersebut.
"Saya bertanya kepada duta besar Prancis: Berapa banyak uang yang Anda bayarkan kepada Iran untuk memindahkan kapal dengan aman melalui Selat Hormuz?" tulis Danon.
Hingga saat ini, baik Prancis, China, maupun Pakistan dilaporkan hanya bisa terdiam tanpa memberikan jawaban pasti dalam sesi Majelis Umum PBB.
Baca Juga: Trump Guncang Dunia: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Sah, Iran Segera 'Menyerah'?
Dampak Fatal bagi Stabilitas Global
Jika anggota NATO seperti Prancis mulai tidak sejalan dengan strategi AS-Israel dalam menekan Iran, maka sanksi internasional terancam gagal total.
Selat Hormuz, yang mengalirkan 20% energi dunia, kini bukan hanya menjadi medan tempur fisik, tapi juga menjadi alat tawar-menawar politik yang sangat kotor.
Langkah ketiga negara ini mengirimkan pesan kuat ke dunia: bahwa kepentingan ekonomi nasional terkadang jauh lebih penting daripada solidaritas aliansi militer.
Bagi Israel, ini adalah sinyal bahaya bahwa mereka mungkin harus berjuang sendirian menghadapi ambisi Iran yang semakin tak terbendung.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








