Alvolusi5G Indosat Perkuat Konektivitas Jakarta Raya Saat Nataru

AKURAT BANTEN - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat kesiapan jaringan telekomunikasi di kawasan Jakarta Raya menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penguatan dilakukan melalui ekspansi jaringan 5G berbasis kecerdasan buatan (AI) Alvolusi5G guna memastikan konektivitas yang cepat, stabil, dan aman di tengah meningkatnya mobilitas serta aktivitas digital masyarakat.
Ekspansi jaringan tersebut mencakup wilayah Inner Jakarta, Outer Jakarta hingga Jawa Barat.
Indosat menilai Jakarta Raya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan digital nasional dengan karakter lalu lintas data yang padat dan dinamis, khususnya pada periode libur panjang.
EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, mengatakan penguatan jaringan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir pada momen penting masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan konektivitas pada periode Nataru tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga stabilitas dan rasa aman bagi pengguna.
Baca Juga: Sambut 2026 Tanpa Kembang Api: Nekat Pesta Kembang Api di Jakarta? Satpol PP Siap Bubarkan Paksa!
"Melalui teknologi Alvolusi5G, Indosat mengadopsi pendekatan jaringan berbasis AI yang memungkinkan sistem beradaptasi secara real-time terhadap kondisi lapangan, termasuk lonjakan trafik musiman," katanya.
"Optimalisasi dilakukan secara otomatis mulai dari pengelolaan kepadatan pengguna, pola mobilitas, hingga distribusi kapasitas jaringan secara dinamis," imbuhnya.
Lebih lanjut kata dia, di wilayah Inner Jakarta yang mencakup DKI Jakarta hingga Depok, Bekasi, dan Karawang, ekspansi 5G Indosat telah menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26 persen dari total kecamatan, dengan tingkat cakupan mencapai 34 persen.
Baca Juga: Aceh Tamiang Krisis Air Bersih: Warga Mandi Air Lumpur!
"Fokus penguatan, diarahkan ke kawasan pusat bisnis, perkantoran, pusat komersial, serta koridor mobilitas utama dengan kepadatan trafik data tinggi," cetusnya.
Sementara di wilayah Outer Jakarta yang meliputi Tangerang, Bogor, Cianjur, Banten hingga Sukabumi, jaringan 5G Indosat telah menjangkau 20 kecamatan atau sekitar 7 persen dari total kecamatan, dengan cakupan 3,3 persen.
"Adapun di Jawa Barat, ekspansi 5G telah menjangkau 45 kecamatan di lima kota dan kabupaten, dengan cakupan sekitar 93 persen dari wilayah prioritas," ungkapnya.
Dia menegaskan penguatan jaringan di kawasan urban diarahkan untuk menjaga performa tetap stabil dan konsisten, terutama pada jam sibuk dan periode puncak Nataru ketika aktivitas komunikasi, transaksi digital, serta konsumsi konten meningkat signifikan.
Selain peningkatan kecepatan dan latensi yang lebih rendah dibandingkan jaringan 4G, Alvolusi5G juga menghadirkan perlindungan digital otomatis melalui fitur Anti-Scam dan Anti-Spam.
Baca Juga: Ratusan Hektare Sawit di Tesso Nilo Kembali ke Negara, Pemerintah Pilih Jalan Damai dengan Warga
"Fitur ini bekerja langsung di tingkat jaringan untuk mendeteksi dan memblokir panggilan serta pesan mencurigakan secara real-time tanpa memerlukan aplikasi tambahan," jelasnya.
Sejak diluncurkan, fitur perlindungan tersebut, kata dia, tercatat telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko, mendeteksi 90 juta pesan mencurigakan, serta melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan setiap bulan dari potensi penipuan digital.
"Penguatan jaringan berbasis AI ini menjadi bagian dari upaya Indosat untuk menjaga kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan, khususnya di tengah meningkatnya ancaman penipuan digital dan lonjakan kebutuhan konektivitas selama periode libur akhir tahun," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










