Gibran Hormati JK Sebagai Mentor dan Idola, Respons Pernyataan Peran Jokowi Jadi Presiden

AKURAT BANTEN - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan tanggapan atas pernyataan Jusuf Kalla terkait perannya dalam perjalanan politik Presiden Joko Widodo.
Ia menyampaikan pandangannya dengan nada santun dan penuh penghormatan kepada tokoh senior tersebut.
Menurut Gibran, Jusuf Kalla merupakan figur berpengalaman yang telah lama berkecimpung di dunia politik nasional.
Baca Juga: Detik-Detik Dramatis Evakuasi Dua Turis Rusia Terjebak di Tebing Uluwatu Saat Air Laut Naik
“Pak JK itu senior saya, beliau juga mentor saya,” ujar Gibran.
Ia menambahkan bahwa pengalaman panjang Jusuf Kalla menjadi nilai penting yang patut dijadikan contoh oleh generasi pemimpin saat ini.
Selain itu, Gibran menyoroti kontribusi besar Jusuf Kalla dalam menyelesaikan berbagai konflik di sejumlah daerah di Indonesia.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam di Selat Hormuz: Saat Peluru Iran Menembus Anjungan Kapal Komersial
Baginya, rekam jejak tersebut menunjukkan dedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara.
“Ia sudah sangat berpengalaman dan banyak berkontribusi, terutama di wilayah konflik,” ucapnya.
Gibran juga menegaskan bahwa dirinya memandang Jusuf Kalla sebagai sosok teladan yang layak dihormati.
Baca Juga: Sambil Minta Maaf, Wali Kota Farhan Pastikan Hak 3.144 Guru Honorer Bandung Cair Sebelum Mei!
Ia bahkan mengaku sangat menghargai setiap masukan serta kritik yang disampaikan oleh mantan Wakil Presiden tersebut.
“Beliau adalah teladan untuk kita semua dan saya sangat berterima kasih atas setiap masukan dan evaluasi,” kata Gibran.
Tidak hanya itu, Gibran secara terbuka menyebut Jusuf Kalla sebagai sosok yang ia kagumi.
Baca Juga: Klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry: Jawab Tudingan Pelecehan Hingga Isu Kabur ke Mesir
“Pak JK itu idola saya,” tambahnya singkat.
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas klaim Jusuf Kalla mengenai keterlibatannya dalam perjalanan politik Joko Widodo hingga menjadi Presiden Republik Indonesia.
Dalam keterangannya sebelumnya, Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa dirinya memiliki peran dalam mengusulkan nama Jokowi dalam kontestasi politik.
Baca Juga: Detik-Detik Dramatis Evakuasi Dua Turis Rusia Terjebak di Tebing Uluwatu Saat Air Laut Naik
Ia menyebut pernah menyerahkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDIP untuk maju dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.
Langkah tersebut kemudian menjadi titik awal yang membawa Jokowi ke panggung politik nasional.
Lebih lanjut, Jusuf Kalla juga menyatakan bahwa dirinya turut berperan dalam mengantarkan Jokowi hingga menduduki kursi Presiden ke-7 RI.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam di Selat Hormuz: Saat Peluru Iran Menembus Anjungan Kapal Komersial
Saat menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 2014 hingga 2019, ia mengaku diminta untuk mendampingi sekaligus membimbing Jokowi.
Menurutnya, permintaan tersebut datang langsung dari pimpinan partai yang mengusung Jokowi saat itu.
Menanggapi hal tersebut, Gibran memilih untuk tidak memperdebatkan klaim tersebut secara terbuka.
Baca Juga: Klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry: Jawab Tudingan Pelecehan Hingga Isu Kabur ke Mesir
Ia justru menekankan pentingnya menghormati tokoh senior yang telah memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Sikap ini menunjukkan pendekatan Gibran yang lebih menonjolkan etika politik dan penghargaan terhadap pengalaman.
Dengan pernyataan tersebut, Gibran memperlihatkan posisi yang seimbang antara menghargai sejarah politik sekaligus menjaga keharmonisan komunikasi publik.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








