Banten

Lowongan Kerja Berujung Penipuan di Cakung, Polisi Lacak Pelaku Lewat Rekaman CCTV

Riski Endah Setyawati | 25 April 2026, 15:57 WIB
Lowongan Kerja Berujung Penipuan di Cakung, Polisi Lacak Pelaku Lewat Rekaman CCTV
Ilustrasi Penipuan (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Kepolisian Sektor Cakung tengah mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang memanfaatkan modus lowongan pekerjaan di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur.

Penyelidikan ini dilakukan setelah adanya laporan resmi dari seorang korban berinisial EN berusia 19 tahun yang bekerja sebagai karyawan swasta dan berasal dari Pemalang, Jawa Tengah.

Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Moch Zen menyampaikan bahwa proses penyelidikan telah dimulai dengan serangkaian langkah awal di lokasi kejadian.

Baca Juga: KPK Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi Tulungagung dengan Periksa 27 Pejabat dalam Tiga Hari

"Tim Buser Reskrim Polsek Cakung telah melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa pelapor dan saksi untuk mengungkap peristiwa dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan ini," ujarnya.

Langkah-langkah yang dilakukan aparat meliputi pemeriksaan tempat kejadian, pengumpulan keterangan dari pelapor, hingga analisis rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

Selain itu, polisi juga telah memintai keterangan sejumlah saksi yang berada di area tersebut guna memperkuat bukti yang ada.

Baca Juga: Netanyahu Derita Kanker saat Perang Israel vs Iran, Dirahasiakan Demi Alasan Politik

Hingga kini, penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

"Kasus ini masih dalam proses lidik. Kami terus mengumpulkan bukti dan mendalami identitas pelaku," kata Zen.

Dari hasil penelusuran rekaman CCTV, polisi menemukan sosok seorang perempuan yang diduga kuat sebagai pelaku dalam kasus ini.

Baca Juga: Baru Saja Bebas dari Kasus Ijazah Palsu, Rismon Sianipar Kini Terjerat Dugaan Penipuan Buku Gibran

Perempuan tersebut terlihat datang ke lokasi dengan berjalan kaki sebelum akhirnya mendekati korban dan melakukan interaksi.

"Pelaku terlihat mendekati korban, bahkan sempat berbincang dan berinteraksi sebelum kejadian berlangsung," tambahnya.

Berdasarkan ciri-ciri yang terekam kamera, pelaku diketahui berpostur pendek dan bertubuh gemuk serta mengenakan masker dan jilbab.

Baca Juga: KPK Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi Tulungagung dengan Periksa 27 Pejabat dalam Tiga Hari

Ia juga terlihat memakai atasan berwarna merah muda serta celana panjang putih bermotif hitam.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada saksi yang menyaksikan secara langsung proses penipuan yang dialami korban di lokasi kejadian.

Kasus ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah unggahan terkait kejadian tersebut viral di Instagram.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Melalui Petugas Gabungan Tertibkan Lahan Bersertifikat di Rawa Bokor Secara Persuasif untuk Lindungi Kepentingan Publik

Peristiwa bermula ketika korban menemukan informasi lowongan kerja melalui Facebook dengan tawaran pekerjaan sebagai penjaga toko di wilayah Jakarta Barat.

Tertarik dengan informasi tersebut, korban kemudian menjalin komunikasi dengan seseorang yang mengaku bernama Eliyanti melalui platform tersebut.

Namun, interaksi tersebut justru berujung pada dugaan penipuan yang menyebabkan korban kehilangan sejumlah barang berharga.

Baca Juga: KPK Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi Tulungagung dengan Periksa 27 Pejabat dalam Tiga Hari

Kerugian yang dialami korban meliputi satu unit ponsel, uang tabungan sekitar Rp7 juta, serta kartu identitas pribadi.

Polisi pun mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap maraknya penipuan berkedok lowongan kerja yang beredar di media sosial.

Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kejelasan identitas perusahaan, tidak mudah tergiur tawaran kerja yang mencurigakan, serta tidak menyerahkan barang berharga kepada orang yang belum dikenal.

Selain itu, warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi tindak penipuan serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.