Banten

Mabuk Berujung Maut di Semarang, Adik Bunuh Kakak Sendiri Usai Cekcok Tengah Malam

Riski Endah Setyawati | 26 April 2026, 06:13 WIB
Mabuk Berujung Maut di Semarang, Adik Bunuh Kakak Sendiri Usai Cekcok Tengah Malam
Ilustrasi Tewas (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Tragedi berdarah mengguncang Kota Semarang, Jawa Tengah, setelah seorang pria bernama Muhammad Zul Husni (27) tewas akibat serangan adik kandungnya sendiri.

Insiden memilukan tersebut terjadi di kawasan Jalan Kakap, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara.

Peristiwa ini bermula saat korban bersama adiknya, Azzidani (18), menghabiskan waktu dengan mengonsumsi minuman keras secara bersama-sama.

Baca Juga: Terbongkar Day Care Ilegal di Yogyakarta Diduga Aniaya Anak, Pemkot Siapkan Penutupan Permanen

Situasi yang awalnya terlihat biasa berubah tegang ketika keduanya terlibat adu mulut yang semakin memanas.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena menjelaskan bahwa konflik itu dipicu emosi yang tak terkendali akibat pengaruh alkohol.

"Saat itu korban dan pelaku sedang minum miras bersama, kemudian terjadi cekcok hingga adu mulut," ujar Sena.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 26 April 2026 Tak Bergerak, Investor Menanti Arah Pasar Selanjutnya

Setelah pertengkaran tersebut, pelaku sempat meninggalkan lokasi dan pulang ke rumahnya.

Namun, tidak lama berselang, pelaku kembali dengan membawa sebilah pisau dan berniat mencari korban.

Kedatangan pelaku dengan senjata tajam membuat situasi semakin berbahaya dan tak terkendali.

Baca Juga: Terbongkar! Alasan Rahasia Trump Ogah Tekan Tombol Nuklir Meski Tensi dengan Iran Memanas

Korban yang menyadari ancaman tersebut berusaha menghindar dari kejaran adiknya.

Sayangnya, upaya tersebut tidak berhasil sepenuhnya karena pelaku berhasil melancarkan serangan.

Pisau yang dibawa pelaku menusuk bagian punggung korban hingga membuatnya tersungkur di jalan.

Baca Juga: Terbongkar! Alasan Rahasia Trump Ogah Tekan Tombol Nuklir Meski Tensi dengan Iran Memanas

"Korban ditusuk mengenai punggung, lalu korban terkapar di jalan, kemudian pelaku melarikan diri," jelas Sena.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Namun, meskipun telah mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 26 April 2026 Tak Bergerak, Investor Menanti Arah Pasar Selanjutnya

"Setelah sampai di rumah sakit dan diperiksa, ternyata korban sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi peringatan keras akan bahaya konsumsi alkohol yang tidak terkendali.

Pihak kepolisian bergerak cepat dalam menangani kasus tersebut dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Terbongkar Day Care Ilegal di Yogyakarta Diduga Aniaya Anak, Pemkot Siapkan Penutupan Permanen

Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.

"Sudah kami amankan pelaku, saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Sena.

Hingga kini, polisi terus mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan hubungan keluarga yang berujung pada tindakan kekerasan fatal.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.