Banten

Terungkap Fakta Mengerikan di Daycare Yogyakarta, 13 Tersangka Anak Alami Luka dan Pneumonia

Riski Endah Setyawati | 27 April 2026, 09:57 WIB
Terungkap Fakta Mengerikan di Daycare Yogyakarta, 13 Tersangka Anak Alami Luka dan Pneumonia
Ilustrasi Day Care (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Kasus dugaan kekerasan serta penelantaran anak di sebuah daycare di Yogyakarta akhirnya terbongkar setelah penyelidikan aparat kepolisian.

Sebanyak 13 orang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang menyita perhatian publik tersebut.

Salah satu orang tua korban, Noorman Windarto, mengungkap kondisi anaknya yang memprihatinkan setelah dititipkan di tempat itu.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ungkap Kedekatan dengan Ahmad Dhani

Ia menyebut sang buah hati mengalami pneumonia atau infeksi paru-paru yang cukup serius sejak masih berusia tiga bulan.

Selain gangguan kesehatan tersebut, ditemukan pula sejumlah luka di beberapa bagian tubuh anaknya.

"Kita nggak nyangka kondisi di sana," ujar Noorman.

Baca Juga: Bukan Hanya Kanker, Koalisi 'Baru' Bennett-Lapid Jadi Ancaman Nyata Eksistensi Netanyahu

Ia menjelaskan, luka yang ditemukan tidak hanya di satu titik, melainkan tersebar di beberapa area tubuh.

"Luka-luka di punggung, di bibir, kemudian ada di selangkangan, ada di tubuh," katanya.

Keanehan mulai terasa ketika pihak daycare selalu memberikan penjelasan yang dinilai tidak masuk akal.

Baca Juga: Jarang Terjadi! Mantan Presiden Jokowi Bakal Duduk di Kursi Sidang, Siapkan Kejutan Ijazah Asli

Setiap kali dikonfirmasi, pihak pengelola menyebut luka tersebut sudah terjadi sebelum anak datang dari rumah.

Padahal, menurut Noorman, tidak pernah ada kejadian yang menyebabkan luka tersebut saat anak berada di rumah.

Ia bahkan mengaku rutin memandikan anaknya dan tidak menemukan tanda-tanda luka sebelumnya.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ungkap Kedekatan dengan Ahmad Dhani

"Kalau yang punggung sama bibir itu, saya sangat konsen, saya kadang-kadang mandiin, wong punggung itu enggak ada sama sekali," ujarnya.

Kecurigaan semakin menguat ketika pihak daycare justru mendokumentasikan luka tersebut seolah sebagai bukti bahwa kondisi itu sudah ada sebelumnya.

"Itu mulai janggal," katanya.

Baca Juga: Iran Tepis Klaim Donald Trump, Tegaskan Solid dan Siap Balas, 'Amerika Serikat Bisa Menyesal'

Kondisi bibir anaknya yang terluka parah juga menambah kekhawatiran.

"Bibir sampai ngelopek-ngelopek itu masih ada kayak bekas merah-merah," ucapnya.

Pengungkapan kasus ini semakin mengejutkan setelah polisi menunjukkan sejumlah dokumentasi visual.

Baca Juga: Jarang Terjadi! Mantan Presiden Jokowi Bakal Duduk di Kursi Sidang, Siapkan Kejutan Ijazah Asli

Dalam foto tersebut terlihat anak-anak dalam kondisi yang memprihatinkan dan tidak layak.

"Pas anak-anak masih diikat dan tidak pakai baju hanya pakai popok," kata Noorman.

Ia juga menyebut ada anak yang diikat di bagian pintu serta bayi yang dibedong secara tidak wajar.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ungkap Kedekatan dengan Ahmad Dhani

Pemandangan tersebut membuatnya semakin terpukul dan sulit menerima kenyataan.

Saat melihat foto bayi yang dibedong, ia berusaha memastikan apakah anaknya termasuk di dalamnya.

Namun kondisi emosional saat itu membuatnya tidak mampu mengenali dengan jelas.

Baca Juga: Bukan Hanya Kanker, Koalisi 'Baru' Bennett-Lapid Jadi Ancaman Nyata Eksistensi Netanyahu

"Saya juga akhirnya trauma, kalau lihat itu pasti nangis," ujarnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Penyelidikan terus berlanjut guna mengungkap secara menyeluruh praktik yang terjadi di balik operasional daycare tersebut.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.