NGERI! Anak Balita di Tangsel Diculik ART, Orang Tua Harus Lebih Hati-Hati

AKURAT BANTEN-Kasus penculikan anak kembali marak terjadi, dan kali ini melibatkan orang terdekat, yaitu asisten rumah tangga (ART), berinisial EH (41) menculik bayi majikannya yang berusia 10 bulan, anak dari DA (37), di rumah yang berlokasi di Jalan Haji Sarnah, Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Seorang anak balita menjadi korban penculikan oleh ART yang baru bekerja selama beberapa hari dan baru saja menerima gaji.
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Muhibbur mengungkapkan, EH, yang baru bekerja sejak Januari 2025 atau sekitar satu bulan, melarikan bayi majikannya tanpa izin setelah menerima gaji.
"Pelaku baru bekerja sebulan dan baru menerima gaji, kemudian pergi dari rumah korban tanpa izin sambil membawa anak majikannya," kata Muhibbur dalam keterangannya, Jumat (14/2/2025).
Baca Juga: MOGE MAUT di Situbondo: Bendum Demokrat RENVILLE ANTONIO Jadi Korban dan Meninggal Dunia!
Awalnya, EH berencana pulang pada Minggu (2/2/2025), namun majikannya hanya mengizinkan kepulangannya pada Selasa. EH menyetujui jadwal tersebut.
Kronologi Penculikan
Pada 1 Februari 2025, pelapor membayarkan gaji sebesar Rp2 juta kepada EH untuk upah kerja selama Januari.
Namun, keesokan harinya, DA terbangun dan mendapati anak bungsunya serta ponselnya telah hilang. Saat memeriksa rekaman CCTV, DA terkejut melihat EH membawa bayi tersebut pergi sekitar pukul 04.00 WIB. DA panik, lalu segera melaporkan kejadian ke Polsek Pondok Aren.
Baca Juga: Sentuhan Emas DUDE HERLINO, Antara Karir dan Pendidikan Al-Quran untuk Buah Hati
Setelah menerima laporan, polisi segera melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. EH kemudian diamankan di rumahnya yang berlokasi di Kampung Kemang, Kabupaten Bogor.
Kasus penculikan anak oleh ART ini menjadi bukti bahwa kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
Oleh karena itu, penting bagi para orang tua untuk berhati-hati, selalu waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki keterangan EH guna mengungkap motif di balik penculikan bayi tersebut (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










