Gus Ipul Pastikan Bansos Tepat Sasaran Lewat Pembaruan Data hingga Tingkat RT RW

AKURAT BANTEN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan keseriusan pemerintah dalam menjamin penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
Ia menyebut, upaya ini dilakukan dengan memperkuat akurasi data hingga level paling bawah, yakni RT dan RW, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sebagai langkah nyata mengurangi angka kemiskinan.
Menurutnya, kualitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) harus terus diperbarui agar kebijakan yang dijalankan pemerintah dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: MacBook Ultra Siap Mengguncang Pasar Laptop Premium dengan Layar OLED dan Fitur Revolusioner
Gus Ipul menilai, pembaruan data menjadi kunci penting agar setiap program perlindungan sosial tidak meleset dari target yang telah ditetapkan.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas data tetap akurat dan relevan.
“Kita mutakhirkan (DTSEN) secara bersama, SDM untuk pemutakhiran kita perkuat, terutama kolaborasi antara operator data desa dengan RT, RW, dan unsur-unsur di dalam desa maupun kelurahan,” ujar Gus Ipul.
Baca Juga: Polemik Kali Ciputat Berlanjut, Pengamat Soroti Potensi Pelanggaran Tata Ruang dan Dampak Lingkungan
Ia menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai pihak di tingkat lokal menjadi bagian penting dalam proses pembaruan data tersebut.
Tak hanya itu, pemerintah juga melibatkan pilar sosial yang selama ini berperan langsung di lapangan, termasuk para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
“Nanti juga bekerja sama dengan pilar-pilar sosial kami, salah satunya adalah para pendamping PKH,” lanjutnya.
Baca Juga: Bansos Dipastikan Aman dari Pemotongan, Mensos Tegas Lawan Hoaks yang Meresahkan Warga
Gus Ipul menjelaskan, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan data yang semakin akurat, pemerintah dapat memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak.
Ia menegaskan, data yang kuat menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan perlindungan sosial yang efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga: MacBook Ultra Siap Mengguncang Pasar Laptop Premium dengan Layar OLED dan Fitur Revolusioner
Lebih jauh, pendekatan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mandiri secara ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan.
Pemerintah, kata dia, tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada upaya jangka panjang dalam mengurangi ketergantungan terhadap bansos.
Dengan langkah ini, diharapkan program bantuan sosial tidak sekadar menjadi solusi sementara, melainkan mampu menciptakan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









