THE POWER of GPS: Maling Sapi di Banjarbaru Tak Berkutik Usai Terlacak 'Real-Time', Videonya Viral!

AKURAT BANTEN– Era teknologi digital rupanya menjadi mimpi buruk baru bagi para pelaku kriminal.
Sebuah drama penangkapan pencuri sapi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mendadak viral di media sosial setelah sang pemilik berhasil menggagalkan aksi pencurian berkat kecanggihan sistem Global Positioning System (GPS).
Kejadian yang bak film aksi ini diunggah oleh akun TikTok @SinarTaslin dan langsung memancing ribuan komentar warganet.
Bukan sekadar pengejaran biasa, aksi ini menjadi bukti betapa ampuhnya teknologi dalam melindungi aset peternakan.
Kronologi Pengejaran: Sinyal Ponsel Jadi Penunjuk Jalan
Peristiwa bermula saat pemilik sapi merasa ada yang janggal dengan ternaknya. Alih-alih harus berkeliling buta mencari hewan yang hilang, ia cukup membuka aplikasi di ponselnya.
Ternyata, notifikasi GPS menunjukkan pergerakan sapi yang menjauh dari area kandang secara tidak wajar.
Dalam video viral tersebut, tampak seorang wanita (pemilik sapi) dengan berani menghadang sebuah mobil pikap yang tengah mengangkut sapi miliknya.
Sambil merekam, ia menegaskan bahwa pelaku tidak bisa mengelak karena posisi hewan tersebut terpantau secara real-time.
"Sapi ini ada GPS-nya! Saya pantau terus lewat HP," ujar narasi dalam video tersebut yang menunjukkan betapa paniknya situasi saat itu.
Netizen Kagum: Peternak Modern Wajib Tiru!
Aksi sigap pemilik sapi ini menuai pujian luas. Banyak warganet yang tidak menyangka bahwa teknologi pelacak yang biasanya digunakan pada mobil atau motor, kini sudah merambah ke dunia peternakan tradisional di Banjarbaru.
Beberapa poin yang membuat kasus ini menarik perhatian publik:
Keberanian Pemilik: Langsung mengejar pelaku berbekal data akurat dari aplikasi.
Efek Jera: Memberikan pesan kuat kepada pelaku pencurian ternak bahwa cara-cara lama mereka kini mudah dipatahkan teknologi.
Inspirasi bagi Peternak Lain: Menjadi edukasi pentingnya investasi pada sistem keamanan digital untuk hewan ternak.
Pelajaran Penting dari Banjarbaru
Kasus ini membuktikan bahwa pencurian ternak yang selama ini menjadi momok bagi warga di daerah pedesaan kini bisa diminimalisir.
Penggunaan GPS tracker pada kalung sapi terbukti menjadi investasi yang jauh lebih murah dibandingkan kerugian akibat kehilangan satu ekor hewan ternak.
Hingga saat ini, video tersebut terus dibagikan dan menjadi pengingat bagi para peternak untuk mulai melek teknologi demi keamanan aset mereka (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










