Dedi Mulyadi Pastikan Biaya Korban Kecelakaan KRL Bekasi Ditanggung dan Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Tewas

AKURAT BANTEN - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tabrakan antara KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Melalui pernyataan resminya di media sosial, Dedi menegaskan bahwa musibah tersebut menjadi duka besar, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat.
Ia menyoroti insiden ini sebagai peristiwa memilukan karena melibatkan kereta penumpang, termasuk gerbong khusus perempuan, yang tengah melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Kabupaten Bekasi.
“Kami menyampaikan duka yang dalam atas musibah tertabraknya KRL Jakarta-Kabupaten Bekasi, khusus pengangkut penumpang perempuan, oleh Kereta Api Cepat Argo Bromo Anggrek Jakarta-Surabaya,” ujar Dedi.
Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah, Dedi memastikan seluruh korban luka yang saat ini menjalani perawatan medis akan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, seluruh biaya rumah sakit bagi para korban akan ditanggung sepenuhnya agar keluarga tidak terbebani secara finansial di tengah situasi sulit.
Baca Juga: Terbongkar! Alasan Roy Suryo Ragukan Klaim Mikro Teks Gadhaj Adam di Ijazah Presiden
“Satu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat,” katanya.
Selain bantuan medis, pemerintah juga menyiapkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia.
Setiap keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya akan menerima bantuan sebesar Rp50 juta.
“Yang kedua akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta. Semoga peristiwa musibah ini adalah peristiwa yang terakhir,” lanjutnya.
Dedi turut mengajak masyarakat Jawa Barat untuk bersama-sama mendoakan para korban serta keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan berat ini.
Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas, baik saat berada di perjalanan, bekerja, maupun di rumah.
“Mohon doa kepada seluruh warga Jabar agar keluarga korban ditabahkan dan mendapat kesabaran menghadapi musibah yang dialami ini,” ucapnya.
“Hati-hati di jalan, hati-hati di tempat pekerjaan, dan hati-hati di rumah karena musibah bisa terjadi kapan saja tanpa diduga oleh kita semua,” pungkas Dedi.
Diketahui, kecelakaan tragis yang terjadi pada Senin malam tersebut menyebabkan 15 orang meninggal dunia, sementara 88 korban lainnya mengalami luka-luka.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










