Banten

Amerika Serikat Perluas Kerja Sama Maritim dengan Indonesia Lewat Misi Dagang Teknologi dan Keamanan

Riski Endah Setyawati | 29 April 2026, 16:15 WIB
Amerika Serikat Perluas Kerja Sama Maritim dengan Indonesia Lewat Misi Dagang Teknologi dan Keamanan
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Amerika Serikat mulai menjajaki peluang kerja sama di sektor maritim bersama Indonesia melalui Misi Dagang Keamanan dan Teknologi Maritim yang digelar di Jakarta dan Surabaya pada 27 hingga 29 April 2026.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Bagian Perdagangan Kedutaan Besar AS di Jakarta dan tercatat sebagai kunjungan dagang pertama yang secara khusus memusatkan perhatian pada industri kemaritiman Indonesia.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang berfokus pada pengembangan infrastruktur laut serta pemanfaatan teknologi maritim yang lebih modern dan terintegrasi.

Baca Juga: ALVAboard Dorong Ekonomi Sirkular untuk Tekan Dampak Pemanasan Global

Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter M. Haymond, menyampaikan pandangannya terkait pentingnya forum kerja sama tersebut.

“Senang sekali dapat mempertemukan perusahaan-perusahaan terdepan AS di bidang teknologi dan keamanan maritim dengan mitra di Indonesia untuk memajukan prioritas bersama,” ujar Peter M. Haymond.

Selama berada di Jakarta, delegasi Amerika Serikat melakukan serangkaian pertemuan dengan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan nasional.

Baca Juga: Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, Proses Identifikasi Masih Berlanjut

Agenda tersebut melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Selain itu, dialog strategis juga dilakukan bersama Danantara Indonesia serta unsur TNI Angkatan Laut untuk membahas potensi kerja sama lebih lanjut.

Delegasi turut membuka peluang kemitraan dengan sejumlah perusahaan lokal melalui sesi penjajakan bisnis di sektor maritim.

Baca Juga: Viral CCTV Daycare Banda Aceh Bongkar Dugaan Penganiayaan Balita, Polisi Periksa Enam Saksi

Kunjungan lapangan juga dilakukan ke Pelabuhan Tanjung Priok sebagai salah satu pusat aktivitas logistik dan perdagangan laut terpenting di Indonesia

Sebuah acara jejaring digelar untuk mempertemukan pemerintah, asosiasi maritim, BUMN, serta pelaku usaha swasta dalam satu forum kolaborasi.

Di Surabaya, agenda dilanjutkan dengan sesi pengarahan di Konsulat Jenderal Amerika Serikat yang membahas perkembangan kerja sama maritim.

Baca Juga: Tragedi Bekasi Timur 15 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, Investigasi Besar-besaran Dimulai

Delegasi kemudian meninjau langsung Pelabuhan Tanjung Perak yang dikenal sebagai salah satu simpul utama perdagangan laut di kawasan timur Indonesia.

Pertemuan juga dilakukan dengan pimpinan TNI Angkatan Laut untuk memperdalam diskusi terkait keamanan dan operasional maritim.

Peter M. Haymond menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen menghadirkan solusi inovatif yang mampu mendukung penguatan sektor maritim Indonesia.

Baca Juga: Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, Proses Identifikasi Masih Berlanjut

Ia menambahkan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam membangun ekosistem maritim yang aman, tangguh, serta berorientasi pada masa depan.

Delegasi yang hadir terdiri dari berbagai perusahaan teknologi maritim yang tengah mencari peluang kemitraan strategis di Indonesia.

Kunjungan ini juga menjadi lanjutan agenda setelah partisipasi dalam Singapore Maritime Week di Singapura sebagai bagian dari rangkaian misi kawasan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.