Banten

Suami di Mojokerto Ditangkap Usai Bacok Istri dan Mertua, Pelarian ke Surabaya Berakhir di Tangan Polisi

Riski Endah Setyawati | 7 Mei 2026, 03:50 WIB
Suami di Mojokerto Ditangkap Usai Bacok Istri dan Mertua, Pelarian ke Surabaya Berakhir di Tangan Polisi
Ilustrasi Penangkapan (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Aksi pelarian pria berinisial Satuan (43), terduga pelaku pembacokan brutal terhadap istrinya sendiri, Sri Wahyuni (36), serta ibu mertuanya, Siti Arofah (53), akhirnya terhenti setelah aparat gabungan dari Resmob dan Jatanras Polres Mojokerto berhasil menangkapnya di kawasan Asemrowo, Surabaya.

Penangkapan tersebut dilakukan tak lama setelah insiden berdarah yang mengguncang warga Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Dalam kejadian tragis itu, sang mertua dilaporkan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Baca Juga: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Memanas, Teriakan Emosional Keluarga Korban Guncang Ruang Pengadilan

Sementara istrinya juga menjadi korban serangan sadis yang dilakukan pelaku di kediaman keluarga mereka.

“Pelaku berhasil diamankan di daerah Asemrowo, Surabaya, berkat kinerja gabungan Resmob dan Jatanras Polres Mojokerto,” ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan.

Menurut keterangan polisi, usai melakukan aksi kekerasan tersebut, pelaku melarikan diri dengan memanfaatkan transportasi umum berupa bus Trans Jatim.

Baca Juga: HEBOH! Sertifikat Mualaf Dicabut PMCI, Benarkah dr. Richard Lee Tak Lagi Dianggap Muslim? Ini Faktanya!

Sebelum menaiki bus, pelaku disebut sempat diantar oleh seseorang menuju titik keberangkatan.

“Pelaku naik kendaraan umum, yaitu bus Trans Jatim, kemudian turun di Asemrowo. Setelah itu diamankan oleh anggota Polsek Asemrowo. Pelaku sempat diantar oleh saudaranya dan hal ini masih kami dalami serta akan kami periksa,” jelas Aldhino.

Saat ini, penyidik masih mendalami alasan di balik tindakan nekat pelaku, termasuk motif utama yang memicu pembacokan terhadap dua anggota keluarganya tersebut.

Baca Juga: 182 Aduan Guncang Daycare Little Aresha Yogyakarta, Puluhan Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

“Pelaku masih dalam pemeriksaan intensif terkait motif dan modus dari yang bersangkutan,” tambahnya.

Di sisi lain, lingkungan sekitar mengungkap bahwa rumah tangga pasangan ini memang tengah dilanda konflik berkepanjangan.

Ketua RT setempat, M Suroto, menyebut pertengkaran antara Satuan dan istrinya kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Masalah ekonomi disebut menjadi salah satu sumber tekanan dalam keluarga tersebut.

Baca Juga: HEBOH! Sertifikat Mualaf Dicabut PMCI, Benarkah dr. Richard Lee Tak Lagi Dianggap Muslim? Ini Faktanya!

“Sering cekcok, faktor ekonomi juga. Utangnya ke sana kemari,” kata Suroto.

Ia menuturkan, pasangan tersebut sempat mencoba memperbaiki kondisi keuangan dengan membuka usaha kecil-kecilan dari rumah.

Namun, persoalan rumah tangga mereka disebut semakin rumit setelah muncul dugaan perselingkuhan.

Suroto mengungkap, pelaku menaruh curiga kepada istrinya karena menduga ada hubungan dengan pria lain.

Baca Juga: Live Streaming Asusila Pasangan Kekasih di Bondowoso Terbongkar, Tarif Rp35 Ribu per Penonton Raup Jutaan Rupiah

“Kerja di sablon, ternyata dari hasil penelusuran, suatu hari ia mencium adanya hal yang tidak jelas. Ia curiga, bahkan terakhir ini perempuan tersebut diduga sudah memiliki pasangan baru,” ujarnya.

Kecurigaan itu diperparah setelah pelaku menemukan bukti transfer dari pria lain yang memicu emosinya.

“Pelaku pernah menemukan bukti transfer dari laki-laki lain. Bahkan hal itu ditunjukkan kepada Satuan untuk memancing emosinya,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit tentang bahaya konflik rumah tangga yang tidak terselesaikan dan berujung pada tragedi mematikan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.