7 Anak Masih Ditahan di Polres Jakut Usai Demo, KPAI Minta Segera Dibebaskan

AKURAT BANTEN - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta polisi membebaskan 7 anak yang masih di tahan di Polres Jakarta Utara Pasca-Kericuhan.
Komisioner KPAI Diyah Puspitarini mengungkapkan, tujuh anak tersebut telah ditahan selama 3 hari tanpa status hukum yang jelas.
"Belum dikeluarkan ini sudah 3 kali 24 jam," jelasnya.
Baca Juga: KPAI: 700 Anak Diamankan Polisi Akibat Terlibat Demonstrasi 25-31 Agustus
"Dan yang paling mengecewakan, mereka disatukan dengan sel dengan orang dewasa," jelasnya.
Apabila polisi ingin memproses hukum ketujuh anak ini, Diyah menjelaskan, para terduga pelaku anak ini harus dibebaskan terlebih dahulu karena sudah melewati batas waktu yang ditentukan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
"Kedua terkesan mereka (anak) pelaku, mereka harus dikembalikan ke orang tua, adapun proses hukum selanjutnya itu bisa setelahnya," paparnya.
Baca Juga: Suara Buruh hingga Tokoh Agama Menggema di Istana, Prabowo Janjikan Aksi Nyata
Diyah menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk membebaskan ketujuh anak tersebut.
"Hari ini Kompolnas, Komnas HAM, KPAI dan Bareskrim kita sudah berkoordinasi, hari ini harus dibebaskan," jelasnya.
Sebagai informasi, gelombang unjuk rasa yang berujung pada kericuhan terjadi sejak 25 hingga 31 Agustus 2025. Kericuhan mulanya terjadi di daerah Jakarta. Kemudian meluas ke berbagai wilayah lain di Indonesia.
Baca Juga: Jangan Kaget Kalau HP Cepat Rusak! Ini Bahaya Tersembunyi Main Game Sambil Ngecas
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat terdapat 700 anak di Indonesia yang diamankan polisi lantaran terlibat dalam aksi demonstrasi 25-31 Agustus 2025.
Saat ini masih terdapat 20 anak dalam perawatan rumah sakit dan satu orang meninggal, pelajar asal Tangerang bernama Andika Lutfi Falah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








