Qodari Beberkan Alasannya Gandeng Homeless Media, Publik Pertanyakan Validitas Daftar 40 Mitra Baru Pemerintah

AKURAT BANTEN - Kabar mengenai Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI yang menggandeng forum homeless media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi terkait program Presiden Prabowo Subianto ramai dibahas warganet.
Beredar daftar puluhan media digital dan akun kreator konten yang disebut sebagai bagian dari “mitra baru pemerintah” dalam forum bernama Indonesia New Media Forum (INMF).
Daftar yang berisi sekitar 40 nama media dan akun kreator tersebut memicu polemik setelah sejumlah pihak mengaku tidak pernah merasa bergabung maupun menghadiri agenda terkait forum tersebut.
Sorotan publik turut mengarah kepada Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Muhammad Qodari, usai namanya dikaitkan dengan forum yang ramai diperbincangkan di internet itu.
Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa istilah homeless media sebelumnya lebih dikenal sebagai new media.
“Dulu istilahnya dikenal sebagai homeless media, tetapi sekarang teman-teman sedang berproses menjadi new media yang lebih tertata,” ujar Qodari dalam konferensi pers, Rabu (6/5/2026).
Menurut Qodari, kolaborasi dengan homeless media dinilai penting untuk memperluas jangkauan informasi pemerintah, terutama kepada masyarakat yang aktif mengakses informasi melalui media sosial dan platform digital lainnya.
Adapun polemik semakin memanas setelah media Narasi mengeluarkan klarifikasi resmi terkait isu tersebut. Dalam pernyataannya, Narasi menegaskan bahwa mereka tidak tergabung dalam INMF.
Tak hanya itu, Narasi juga menyebut tidak mengetahui maupun menghadiri pertemuan yang disebut berkaitan dengan Badan Komunikasi Pemerintah pada 6 Mei 2026.
Baca Juga: Video Amien Rais Diturunkan Komdigi, Pemerintah Ungkap Alasan Mengejutkan
Melalui klarifikasi tersebut, Narasi juga menegaskan statusnya sebagai media resmi yang telah terverifikasi Dewan Pers.
Viralnya daftar media yang disebut masuk dalam forum INMF memicu perdebatan luas di media sosial. Beberapa nama yang tercantum di antaranya Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusikgram, USS Feed, GNFI, CXO Media, Kok Bisa?, hingga The Maple Media.
Selain media digital populer, terdapat pula sejumlah akun kreator dan media komunitas seperti Ngomongin Uang, Good Stats, Kawan Hawa, Big Alpha, hingga Mahasiswa dan Jakarta.
Namun, validitas daftar tersebut mulai dipertanyakan publik. Sejumlah warganet menyoroti adanya dugaan salah penulisan nama akun serta identitas media yang dinilai belum jelas.
Beberapa nama yang ramai diperdebatkan antara lain “Folks Daily”, “NKTSHI”, dan “Notch Plus”. Selain itu, beredar pula informasi mengenai revisi penulisan beberapa nama media, seperti Muslim Vox yang disebut berubah menjadi Muslim Folks, Vibiz/VBiz, hingga Lead Media dan Leet Media.
Di tengah polemik yang berkembang, publik kini mendesak pihak-pihak yang namanya tercantum dalam daftar tersebut untuk memberikan klarifikasi terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih luas.
Baca Juga: Skema Pembayaran PKB Banten Dinilai Cacat Administrasi, Ini Penjelasan Wagub
Sementara itu, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari Badan Komunikasi Pemerintah terkait keabsahan daftar media yang telah viral di berbagai platform media sosial tersebut. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







