Banten

10 Remaja Bersajam Diciduk Polisi Saat Diduga Bersiap Tawuran di Jakarta Timur

Riski Endah Setyawati | 11 Mei 2026, 05:04 WIB
10 Remaja Bersajam Diciduk Polisi Saat Diduga Bersiap Tawuran di Jakarta Timur
Ilustrasi Tawuran (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Upaya tawuran yang diduga melibatkan sekelompok remaja di kawasan Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur, berhasil digagalkan aparat kepolisian saat patroli gabungan.

Sebanyak 10 remaja diamankan dalam operasi yang melibatkan personel Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Polres Metro Jakarta Timur.

Penindakan cepat tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan yang mengarah pada potensi bentrokan antarkelompok.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Terus Berperang, Drone Serang UEA

Begitu informasi diterima, aparat langsung bergerak menuju lokasi guna mengantisipasi terjadinya aksi kekerasan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

Di lokasi, petugas menemukan sejumlah remaja yang diduga tengah mempersiapkan tawuran.

Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita berbagai barang yang diduga akan digunakan dalam bentrokan.

Baca Juga: Dinkes Lebak Memberikan Pelatihan Relawan Penjamah Makanan MBG di 4 SPPG

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi senjata tajam, tongkat golf, beberapa unit sepeda motor, serta telepon genggam.

Seluruh remaja yang terjaring operasi kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Seluruh remaja yang diamankan selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto.

Baca Juga: Viral Pengakuan Soal Modifikasi Ijazah Jokowi, Fakta Sebenarnya Terungkap

Langkah tegas tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan aparat dalam menekan angka kenakalan remaja dan tindak kriminalitas jalanan, khususnya pada waktu rawan.

Patroli rayonisasi yang rutin digelar disebut sebagai salah satu bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Timur.

Kehadiran personel bersenjata lengkap di lapangan dinilai efektif untuk mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

Baca Juga: Roy Suryo Melawan! Tolak Damai dengan Jokowi dan Tantang Buka Ijazah Asli: 'Harusnya Dia yang Minta Maaf!'

Henik menegaskan bahwa kegiatan patroli semacam ini akan terus ditingkatkan demi menjaga kondisi lingkungan tetap aman.

“Patroli ini merupakan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” tutur Henik.

Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan keamanan lingkungan.

Baca Juga: Roy Suryo Melawan! Tolak Damai dengan Jokowi dan Tantang Buka Ijazah Asli: 'Harusnya Dia yang Minta Maaf!'

Warga diminta tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat kepolisian 110.

Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu mencegah aksi tawuran maupun tindak kriminal lain yang meresahkan.

Dengan patroli intensif dan respons cepat terhadap laporan warga, potensi kekerasan jalanan di kawasan padat penduduk dapat ditekan sebelum menimbulkan korban.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.