10 Remaja Bersajam Diciduk Polisi Saat Diduga Bersiap Tawuran di Jakarta Timur

AKURAT BANTEN - Upaya tawuran yang diduga melibatkan sekelompok remaja di kawasan Jalan Raya Tengah, Jakarta Timur, berhasil digagalkan aparat kepolisian saat patroli gabungan.
Sebanyak 10 remaja diamankan dalam operasi yang melibatkan personel Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Polres Metro Jakarta Timur.
Penindakan cepat tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan yang mengarah pada potensi bentrokan antarkelompok.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas Mojtaba Khamenei Perintahkan Iran Terus Berperang, Drone Serang UEA
Begitu informasi diterima, aparat langsung bergerak menuju lokasi guna mengantisipasi terjadinya aksi kekerasan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar.
Di lokasi, petugas menemukan sejumlah remaja yang diduga tengah mempersiapkan tawuran.
Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita berbagai barang yang diduga akan digunakan dalam bentrokan.
Baca Juga: Dinkes Lebak Memberikan Pelatihan Relawan Penjamah Makanan MBG di 4 SPPG
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi senjata tajam, tongkat golf, beberapa unit sepeda motor, serta telepon genggam.
Seluruh remaja yang terjaring operasi kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Seluruh remaja yang diamankan selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto.
Baca Juga: Viral Pengakuan Soal Modifikasi Ijazah Jokowi, Fakta Sebenarnya Terungkap
Langkah tegas tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan aparat dalam menekan angka kenakalan remaja dan tindak kriminalitas jalanan, khususnya pada waktu rawan.
Patroli rayonisasi yang rutin digelar disebut sebagai salah satu bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Timur.
Kehadiran personel bersenjata lengkap di lapangan dinilai efektif untuk mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.
Henik menegaskan bahwa kegiatan patroli semacam ini akan terus ditingkatkan demi menjaga kondisi lingkungan tetap aman.
“Patroli ini merupakan upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” tutur Henik.
Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan keamanan lingkungan.
Warga diminta tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat kepolisian 110.
Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu mencegah aksi tawuran maupun tindak kriminal lain yang meresahkan.
Dengan patroli intensif dan respons cepat terhadap laporan warga, potensi kekerasan jalanan di kawasan padat penduduk dapat ditekan sebelum menimbulkan korban.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







