Banten

Maung MV3 Garuda Limousine Tampil di KTT ASEAN, Bukti Industri Pertahanan Indonesia Makin Diakui

Viona Sebastian Nolani | 12 Mei 2026, 10:22 WIB
Maung MV3 Garuda Limousine Tampil di KTT ASEAN, Bukti Industri Pertahanan Indonesia Makin Diakui
Pengiriman Maung MV3 Garuda Limousine menggunakan pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara. (setkab.go.id)

AKURAT BANTEN - Pengiriman kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine menggunakan pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara menuju Cebu, Filipina, menjadi sorotan setelah dipakai Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 pada 7–8 Mei 2026. 

Langkah ini tidak hanya mencerminkan kesiapan sistem pengamanan dan dukungan logistik negara.

Akan tetapi juga menegaskan kepercayaan Indonesia terhadap produk industri pertahanan dalam negeri untuk tampil di forum internasional bergengsi.

Mobil kepresidenan buatan anak bangsa produksi PT Pindad tersebut diketahui sudah tiba lebih awal di Cebu pada 4 Mei 2026.

Baca Juga: Heboh Obat Tramadol dan Eximer Menyasar Buruh Pabrik, DPR Sebut Banyak Pekerja Tak Sadar Bahayanya

Diangkut menggunakan pesawat Airbus A400M TNI AU, Maung MV3 Garuda Limousine diterbangkan langsung dari Indonesia guna mendukung mobilitas Presiden Prabowo selama menjalani rangkaian agenda kenegaraan di Filipina.

Kehadiran Maung di Cebu langsung menarik perhatian di tengah jajaran kendaraan delegasi negara-negara ASEAN lainnya.

Alih-alih memakai kendaraan impor atau mobil dinas luar negeri, Presiden Prabowo memilih kendaraan produksi nasional sebagai simbol kemampuan industri strategis Indonesia di mata dunia.

Mobil berwarna putih itu tampil dengan desain premium dan berkarakter kuat.

Baca Juga: Heboh Citra Satelit Ungkap Dugaan Tumpahan Minyak di Iran, Pulau Kharg Jadi Perhatian Dunia

Maung MV3 Garuda Limousine merupakan varian terbaru dari keluarga Maung yang dikembangkan PT Pindad.

Kendaraan itu dirancang dari platform MV3 sebagai mobil resmi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dengan mengedepankan standar keamanan, kenyamanan, serta performa tinggi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penggunaan Maung dalam forum internasional memiliki arti yang lebih besar dibanding sekadar kendaraan operasional Presiden.

"Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia," ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya pada 7 Mei 2026.

Baca Juga: Polemik LCC 4 Pilar di Kalbar dan Krisis Kepercayaan dalam Penilaian Pendidikan

Bagi Indonesia, perjalanan Maung menuju Cebu menjadi lambang kesiapan bangsa membawa produk strategis nasional tampil di tingkat global.

Kehadiran kendaraan tersebut juga memperlihatkan bahwa industri pertahanan Indonesia mampu bersaing, berdiri sejajar, dan dipercaya mendukung agenda kenegaraan dalam forum tertinggi Asia Tenggara.

Setelah digunakan Presiden Prabowo selama pelaksanaan KTT ASEAN ke-48, Maung MV3 Garuda Limousine kembali dipulangkan ke Indonesia menggunakan pesawat Airbus A400M TNI AU.

Momen itu sekaligus menutup perjalanan diplomasi kendaraan karya anak bangsa selama berada di Filipina.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.