Tekan Timbulan Sampah Tangsel, Maria Teresa Perkuat Bank Sampah

AKURAT BANTEN - Upaya pengurangan sampah dari sumbernya kembali dilakukan jajaran legislator Partai Gerindra. Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Maria Teresa Suhardja, menyalurkan fasilitas pengolahan sampah kepada warga Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.
Dalam kegiatan yang berlangsung di RW 014 Bukit Nusa Indah, Minggu (1/2/2026), Maria didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo.
Keduanya menyerahkan satu unit motor roda tiga bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel serta satu unit toren biogas yang merupakan dukungan dari Gubernur Banten.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Banser di Cipondoh Kota Tangerang, Habib Bahar Resmi Berstatus Tersangka
Fasilitas tersebut diserahkan langsung kepada pengurus Bank Sampah Bukit Nusa Indah sebagai bagian dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
"Saya memenuhi janji kepada masyarakat Bukit Nusa Indah. Masyarakat di sini sangat aktif dan proaktif dalam mengurangi sampah salah satunya dengan bank sampah," kata Maria.
Maria menjelaskan, bantuan toren biogas dapat direalisasikan berkat dukungan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten yang berkoordinasi langsung dengan Gubernur Banten untuk mendukung program pengurangan sampah dari hulu.
Baca Juga: Akademisi UNIS Tangerang Sentil Wakil Ketua DPRD Serang soal RDP Banjir
"Ini komitmennya dari Partai Gerindra untuk berpihak dan membantu masyarakat, gerak cepat menanggapi keluhan dan usulan dari masyarakat bersama dewan provinsi dan harapnya agar kedua item ini bisa bermanfaat di lingkungan Bukit Nusa Indah," tutur Maria.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pengolahan sampah tersebut diharapkan mampu mendorong pengelolaan sampah secara mandiri di tingkat RW, sekaligus menekan volume sampah rumah tangga.
"Ini sebagai upaya mengelola sampah secara mandiri dari Rw sehingga produksi sampah itu berkurang. Pengolahan sampah ini tidak hanya mengurangi sampah di lingkungan, tapi juga berpotensi bisnis bagi pengurus bank sampah," paparnya.
Baca Juga: Longsor Cisarua Dipicu Alam Pakar UPI Ungkap Peran Lereng Terjal dan Hujan Ekstrem
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, mengapresiasi peran aktif warga Bukit Nusa Indah yang telah memulai pengolahan sampah dari sumbernya melalui Bank Sampah.
Menurut Yudi, persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di hampir seluruh wilayah Provinsi Banten, termasuk Kota Tangsel yang mengalami pertumbuhan penduduk cukup pesat sehingga berdampak pada peningkatan volume sampah.
"Maka pengolahan sampah dari hulu sangat penting. Jadi dari lingkungan dan sebagainya kita sadar bahwa masalah sampah ini masalah yang harus kita selesaikan bersama. Dari hulu, kita harus mulai biasakan pilah sampah dari rumah, organik dan nonorganik," ungkap Yudi.
Sekretaris Jenderal DPC Partai Gerindra Tangsel itu juga mendorong pemerintah daerah agar memberikan insentif atau penghargaan kepada wilayah yang berhasil mengurangi timbulan sampah melalui pengelolaan mandiri.
"Kita juga minta ke pemerintah kalau ada tempat yang bisa mengurangi sampah, bisa nggak kita kasih reward? Ini sebagi motivasi, agar masyarakat semangat mengolah sampah," ungkapnya.
Baca Juga: Kasus Kematian Influencer Dorong Polisi dan Pemerintah Perketat Aturan Gas N2O
Ketua RW 014 Bukit Nusa Indah, Hermanaudi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan para wakil rakyat tersebut. Ia menilai bantuan fasilitas pengolahan sampah sangat membantu program lingkungan yang selama ini dijalankan warga.
"Kami sangat terimakasih kepada Bu Maria khususnya dan Pak Yudi, telah memperhatikan wilayah kami dan mendukung program kami. Sehingga bisa berjalan dengan baik dan alhamdulillah saya sebagi ketua RW, Bu Maria mengerti persoalan di Bukit Nusa Indah, terutama dalam pengolahan sampah," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










