Banten

Melintas Saat Tawuran, Perempuan di Parung Jaya Diduga Jadi Korban Siraman Air Keras

David Amanda | 16 Mei 2026, 06:00 WIB
Melintas Saat Tawuran, Perempuan di Parung Jaya Diduga Jadi Korban Siraman Air Keras
Melintas Saat Tawuran, Perempuan di Parung Jaya Diduga Jadi Korban Siraman Air Keras (foto: ilustrasi/Istimewa)

AKURAT BANTEN - Seorang perempuan menjadi korban siraman cairan yang diduga air keras saat terjadi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Kelurahan Parung Jaya, Kota Tangerang, belum lama ini.

Korban mengalami luka melepuh di sejumlah bagian tubuh setelah terkena cairan tersebut saat melintas di lokasi kejadian. Peristiwa itu disebut terjadi di sekitar jembatan tol Parung Jaya.

Warga sekitar mengaku sempat panik melihat seorang perempuan berlari turun dari sepeda motor dalam kondisi terburu-buru.

Baca Juga: Dokumen Menteri PU dan Pernyataan Wamen Berbeda, Speak Up Minta Aset Sungai Diusut

Ajis, salah satu warga yang berada di lokasi, mengatakan tawuran melibatkan puluhan remaja yang diduga masih berusia sekolah menengah.

"Iya ada anak tawuran, selama saya tiga bulan di sini baru malam itu lihat tawuran, tapi katanya (berdasarkan cerita warga setempat) dulunya sering di sini, di jembatan tol Parung Jaya," ujar Ajis kepada Akurat.co Banten, Jumat (15/5/2026).

Menurut dia, para pelaku tawuran diduga membawa cairan air keras. Saat kejadian, korban yang merupakan seorang perempuan kebetulan melintas dan terkena siraman cairan tersebut.

Baca Juga: Gerindra Murka! Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat Terancam Dipecat

"Mereka tawuran, kayaknya bawa air keras. Pas kebetulan ada perempuan itu lewat, pas nyiram kena dia. Langsung berhenti di depan toko baju. Tapi saya gak tau tepat pas nyiramnya dimana," katanya.

Ajis menuturkan, korban sempat berlari ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah terkena cairan tersebut.

"Perempuan itu langsung lari ke kamar mandi, nyuci badannya. Itu kulitnya pada melepuh, bajunya juga pada bolong-bolong kena air keras," ungkapnya.

Baca Juga: Viral Main Game Saat Rapat, Anggota DPRD Jember dari Gerindra Kena Teguran Keras

Usai kejadian, kelompok remaja yang terlibat tawuran disebut melarikan diri ke arah kawasan Perumahan Metro sambil membawa senjata tajam jenis parang.

"Setelah itu anak-anak tawuran itu langsung pada pergi ke arah sana, ke Perumahan Metro, bawa parang panjang-panjang. Kayaknya jumlahnya puluhan, soalnya banyak, sepantaran anak-anak sekolah menengah bawah dan atas," tandasnya.

Hingga berita ini di publish, redaksi Akurat.co Banten masih terus mencari informasi terkait peristiwa tersebut. Kasus tersebut sedang ditangani pihak Kepolisian Polsek Ciledug.

Baca Juga: Geger! Bonatua Silalahi Rilis Buku 'Ijazah Jokowi Tidak Ada', Bongkar Hasil Penelusuran di Pasar Pramuka?

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciledug IPTU Sabar M.S Sidauruk mengatakan pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Kejadiannya rabu malem. Kami masih mencari korban karena beberapa orang yang kami temui di lokasi tidak mengetahui korban itu orang mana," ujarnya.

Ia berharap korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian guna mempermudah proses penyelidikan.

"Kami masih mencari para pelaku, semoga korban segera melaporkan kejadian itu. Tapi meskipun korban tidak melaporkan, kami akan tetap mencari para pelaku," pungkasnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.