Melintas Saat Tawuran, Perempuan di Parung Jaya Diduga Jadi Korban Siraman Air Keras

AKURAT BANTEN - Seorang perempuan menjadi korban siraman cairan yang diduga air keras saat terjadi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Kelurahan Parung Jaya, Kota Tangerang, belum lama ini.
Korban mengalami luka melepuh di sejumlah bagian tubuh setelah terkena cairan tersebut saat melintas di lokasi kejadian. Peristiwa itu disebut terjadi di sekitar jembatan tol Parung Jaya.
Warga sekitar mengaku sempat panik melihat seorang perempuan berlari turun dari sepeda motor dalam kondisi terburu-buru.
Baca Juga: Dokumen Menteri PU dan Pernyataan Wamen Berbeda, Speak Up Minta Aset Sungai Diusut
Ajis, salah satu warga yang berada di lokasi, mengatakan tawuran melibatkan puluhan remaja yang diduga masih berusia sekolah menengah.
"Iya ada anak tawuran, selama saya tiga bulan di sini baru malam itu lihat tawuran, tapi katanya (berdasarkan cerita warga setempat) dulunya sering di sini, di jembatan tol Parung Jaya," ujar Ajis kepada Akurat.co Banten, Jumat (15/5/2026).
Menurut dia, para pelaku tawuran diduga membawa cairan air keras. Saat kejadian, korban yang merupakan seorang perempuan kebetulan melintas dan terkena siraman cairan tersebut.
Baca Juga: Gerindra Murka! Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat Terancam Dipecat
"Mereka tawuran, kayaknya bawa air keras. Pas kebetulan ada perempuan itu lewat, pas nyiram kena dia. Langsung berhenti di depan toko baju. Tapi saya gak tau tepat pas nyiramnya dimana," katanya.
Ajis menuturkan, korban sempat berlari ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah terkena cairan tersebut.
"Perempuan itu langsung lari ke kamar mandi, nyuci badannya. Itu kulitnya pada melepuh, bajunya juga pada bolong-bolong kena air keras," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Main Game Saat Rapat, Anggota DPRD Jember dari Gerindra Kena Teguran Keras
Usai kejadian, kelompok remaja yang terlibat tawuran disebut melarikan diri ke arah kawasan Perumahan Metro sambil membawa senjata tajam jenis parang.
"Setelah itu anak-anak tawuran itu langsung pada pergi ke arah sana, ke Perumahan Metro, bawa parang panjang-panjang. Kayaknya jumlahnya puluhan, soalnya banyak, sepantaran anak-anak sekolah menengah bawah dan atas," tandasnya.
Hingga berita ini di publish, redaksi Akurat.co Banten masih terus mencari informasi terkait peristiwa tersebut. Kasus tersebut sedang ditangani pihak Kepolisian Polsek Ciledug.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciledug IPTU Sabar M.S Sidauruk mengatakan pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Kejadiannya rabu malem. Kami masih mencari korban karena beberapa orang yang kami temui di lokasi tidak mengetahui korban itu orang mana," ujarnya.
Ia berharap korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian guna mempermudah proses penyelidikan.
"Kami masih mencari para pelaku, semoga korban segera melaporkan kejadian itu. Tapi meskipun korban tidak melaporkan, kami akan tetap mencari para pelaku," pungkasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana








