Prabowo Terbang ke Paris Usai Undangan Macron Tertunda, Ini Agenda Pentingnya

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan ke Prancis untuk keempat kalinya sejak resmi menjabat sebagai kepala negara.
Lawatan ini dilakukan guna memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda.
Prabowo mendarat di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 15.00 WIB usai menempuh penerbangan kurang lebih selama 16 jam.
Kunjungan tersebut menjadi perjalanan keempat Prabowo ke Prancis sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2024.
Baca Juga: WNI Kini Bisa ke Korea Selatan Tanpa Visa, Tapi Ada Syarat Khusus yang Wajib Dipenuhi
Sebelumnya, Prabowo diketahui pernah berkunjung ke Prancis pada 13-15 Juli 2025, lalu 23-24 Januari 2026, dan kembali datang pada 13-14 April 2026.
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari undangan Presiden Emmanuel Macron yang sempat tertunda akibat penyesuaian jadwal kedua pemimpin negara.
“Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” tutur Sugiono, Rabu (27/5).
Ia mengatakan agenda pertemuan semula direncanakan berlangsung pada April 2026, namun tidak jadi terlaksana karena jadwal kedua presiden tidak memungkinkan.
Baca Juga: Heboh Peneliti Indonesia Diduga Pakai Identitas Palsu di Forum Ilmiah Internasional
Sugiono menambahkan bahwa Macron kembali menawarkan jadwal pertemuan hingga dua kali agar agenda kunjungan bilateral Prabowo di Paris dapat terlaksana.
“Jadi, karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua, Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kenegaraan,” lanjutnya.
Pemerintah Indonesia menerima undangan tersebut sebagai bentuk penghormatan diplomatik sekaligus langkah mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Sebelum menjalani agenda resmi kenegaraan, Prabowo terlebih dahulu melaksanakan salat Idul Adha dan bersilaturahmi bersama warga negara Indonesia di Wisma KBRI Paris.
Kementerian Luar Negeri RI menyebut lawatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Prancis yang dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang semakin erat.
Selama berada di Paris, Prabowo dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda bilateral bersama Presiden Macron.
Pertemuan kedua pemimpin negara itu akan membahas kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, energi baru terbarukan, mineral kritis, pendidikan, hingga sains dan inovasi.
“Dalam kunjungan ini, kedua Presiden akan mengumumkan keinginan bersama untuk meningkatkan hubungan bilateral menuju Comprehensive Strategic Partnership,” tulis Kementerian Luar Negeri RI.
Pemerintah berharap kerja sama tersebut mampu mendukung pengembangan industri nasional, memperkuat investasi hilirisasi, meningkatkan penguasaan teknologi, serta mendorong inovasi industri masa depan.
Hubungan Indonesia dan Prancis dalam beberapa tahun terakhir memang semakin intensif, terutama pada sektor pertahanan dan energi, termasuk kerja sama pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta pengembangan energi transisi.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana






