Banten

Koperasi Merah Putih Disebut Bisa Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional, Ini Penjelasan DPR

Viona Sebastian Nolani | 5 Juni 2026, 13:14 WIB
Koperasi Merah Putih Disebut Bisa Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional, Ini Penjelasan DPR
Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Foto: Arifman/Karisma via dpr.go.id)

AKURAT BANTEN - Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan mendorong Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM untuk menghadirkan langkah inovatif dalam membangun ekosistem energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Salah satu gagasan strategis yang ia dorong adalah memaksimalkan peran Koperasi Merah Putih hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih mempunyai peluang besar dalam mengembangkan ekonomi sirkular berbasis energi.

Pemanfaatannya dapat dimulai dari pengolahan limbah minyak jelantah hingga pengubahan sampah menjadi sumber energi alternatif yang bernilai ekonomis.

Baca Juga: Ancaman El Nino 2026 Picu Karhutla, Puan Maharani Minta Clean Air Shelter Disiapkan

"Kita punya Koperasi Merah Putih yang jumlahnya cukup banyak. Bagaimana memanfaatkan Koperasi Merah Putih ini dengan sebaik-baiknya untuk membangun ekosistem energi baru terbarukan. Sebagai contoh, di desa-desa itu banyak minyak jelantah ya," ujar Rokhmat.

"Bagaimana minyak jelantah ini dirubah, manfaatnya menjadi untuk avtur. Kemudian Koperasi Merah Putih juga bisa dimanfaatkan dalam pengembangan ekosistem bio-energi seperti PLTS, Bu. Kemudian kita rubah sampah-sampah ini, sampah-sampah ini kita rubah, bisa menjadi energi," terangnya.

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat X yang mencakup Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran itu juga menyoroti pentingnya sosialisasi pemanfaatan bioetanol secara luas melalui jaringan koperasi yang telah terbentuk di daerah.

Langkah tersebut dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Baca Juga: Viral Surat Sonny Sonjaya dari Balik Tahanan, Kalimat "Hadiah Indah" ke Kepala BGN Baru Bikin Publik Curiga

Ia menegaskan Fraksi Partai Gerindra siap memberikan dukungan penuh, termasuk dari sisi penganggaran, guna mendukung program ketahanan energi nasional yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi saya mengharapkan kolaborasi Dirjen Gatrik, PLN, dan Dirjen Energi Baru Terbarukan supaya menggandeng Koperasi Merah Putih. Kalau ibu butuh dukungan anggaran, kami Fraksi Partai Gerindra siap, karena energi adalah untuk masa depan bangsa dan negara, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo," tegasnya.

Selain membahas energi baru terbarukan, Rokhmat juga memberikan perhatian khusus kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) terkait keandalan infrastruktur kelistrikan, terutama di wilayah strategis seperti Jakarta dan daerah pemilihannya.

Ia meminta PLN meningkatkan kewaspadaan terhadap aset kelistrikan yang sudah berusia tua agar pasokan listrik tetap aman dan stabil bagi masyarakat.

"Selanjutnya kepada Pak Dirut, PLN, kami berpesan, Pak hati-hati Jakarta ya Pak, jangan sampai terjadi masalah, terutama gardu induk yang usianya sudah tua-tua Pak. Kemudian trafo-trafo saya titip, dan terutama juga di dapil saya di Kuningan Ciamis Banjar Pangandaran," tutup Rokhmat.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.