GEMPAR DUNIA! Bos Tambang Indonesia 'Lawan' Raja Minyak Rusia: Ini 5 Taipan Energi Terkaya 2025.

AKURAT BANTEN – Sektor energi selalu menjadi ladang emas yang sangat menggiurkan. Tak heran, bisnis ini telah lama dikenal sebagai salah satu bidang usaha yang melahirkan deretan orang terkaya di dunia.
Apalagi, di tengah gejolak global yang mendongkrak harga minyak mentah dan batu bara, para bos industri energi ini semakin kokoh di puncak piramida kekayaan.
Menurut data terbaru Forbes Real Time Billionaire per Rabu, 18 Juni 2025, ada lima nama besar yang mendominasi daftar taipan energi terkaya sejagat.
Siapa saja mereka? Dan yang paling mengejutkan, ada sosok dari Indonesia yang berhasil 'melawan' dominasi raja-raja minyak dan gas dari Rusia.
INILAH 5 TAIPAN ENERGI TERKAYA DUNIA 2025:
1. Low Tuck Kwong (Indonesia): Harta US$ 27,2 Miliar!
Ya, Anda tidak salah baca! Posisi puncak di Asia dan menjadi yang terkaya ke-72 di dunia di sektor energi ini diduduki oleh pengusaha kebanggaan Indonesia, Low Tuck Kwong.
Bos PT Bayan Resources Tbk (BYAN) ini mencatatkan kekayaan fantastis sebesar US$ 27,2 miliar.
Kekayaannya bukan jatuh dari langit, melainkan hasil dari kinerja BYAN yang cemerlang, terutama saat menikmati pesta durian runtuh dari harga batu bara yang tinggi.
BYAN sendiri pernah mencatatkan market cap sebesar Rp 786,6 triliun, naik 21,6% sejak akhir Maret.
Baca Juga: Anti Ribet! Panduan Naikkan Followers Asli dengan Cara Organik yang Cocok untuk Semua Kalangan
2. Leonid Mikhelson (Rusia): Harta US$ 28,4 Miliar!
Di posisi kedua ada Leonid Mikhelson, pendiri dan ketua raksasa produsen gas alam Novatek. Kekayaannya mencapai US$ 28,4 miliar.
Mikhelson dikenal sebagai figur sentral di industri gas Rusia, meskipun ia sempat menghadapi sanksi dari Inggris dan AS pada April 2022.
Ia bahkan sempat mentransfer sebagian saham Novatek kepada putrinya Victoria.
Baca Juga: Rahasia Mancing Anti ZONK! Dijamin Strike Bertubi-tubi Setiap Kali Lempar Joran!
3. Vagit Alekperov (Rusia): Harta US$ 28,7 Miliar!
Mantan pekerja rig minyak di Laut Kaspia ini kini menjelma menjadi taipan dengan kekayaan US$ 28,7 miliar.
Vagit Alekperov pernah menjadi wakil menteri yang mengawasi industri minyak di Uni Soviet. Pada 1991, ia mendirikan Lukoil, perusahaan minyak independen terbesar Rusia.
Meski mengundurkan diri sebagai presiden Lukoil pada April 2022 setelah disanksi Inggris, aset kekayaannya tetap membengkak.
4. Harold Hamm (Amerika Serikat): Harta US$ 18,5 Miliar!
Dari Amerika Serikat, ada Harold Hamm dengan kekayaan US$ 18,5 miliar atau sekitar Rp 271,1 triliun.
Pendiri dan pemimpin Continental Resources ini adalah salah satu pioneer pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik di wilayah Bakken Dakota Utara pada 1990-an, sebuah inovasi yang mengubah industri minyak AS secara drastis.
Kini, Continental menghasilkan minyak dan gas senilai 400.000 barel per hari, dengan Hamm dan kelima anaknya bersama-sama memiliki lebih dari 80% saham perusahaan.
Baca Juga: Wujudkan Pekerja Konstruksi Profesional, Pemkot Tangerang Gelar Uji Kompetensi
5. Gennady Timchenko (Rusia): Harta US$ 23,2 Miliar!
Melengkapi daftar ini adalah Gennady Timchenko dari Rusia, dengan kekayaan US$ 23,2 miliar.
Ia memiliki saham di berbagai bisnis Rusia, termasuk perusahaan gas Novatek (bersama Mikhelson) dan produsen petrokimia Sibur Holding.
Timchenko pernah menjalankan perusahaan pengekspor minyak milik negara dan menjadi salah satu pemegang saham terbesarnya saat diprivatisasi.
Ia juga sempat dikenai sanksi oleh AS (2014) serta UE dan Inggris (2022).
Baca Juga: RAHASIA! Murai Batu Jawara: 7 Kunci Perawatan Ampuh untuk Burung Sehat dan Gacor Maksimal!
Fenomena di Balik Lonjakan Kekayaan Taipan Energi
Kenaikan harga minyak mentah dan batu bara dunia yang signifikan akhir-akhir ini menjadi pemicu utama meroketnya kekayaan para taipan ini.
Harga-harga saham emiten energi turut terdongkrak, menjadikan sektor ini sebagai salah satu dengan kinerja terbaik di pasar global.
Kehadiran Low Tuck Kwong sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia di jajaran teratas ini membuktikan bahwa potensi energi Tanah Air begitu besar dan menjanjikan (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









