Banten

Semarak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kota Tangerang Perkuat Edukasi Lingkungan hingga Apresiasi Dunia Usaha

Cristina Malonda | 11 Juni 2026, 13:05 WIB
Semarak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kota Tangerang Perkuat Edukasi Lingkungan hingga Apresiasi Dunia Usaha
Semarak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kota Tangerang Perkuat Edukasi Lingkungan hingga Apresiasi Dunia Usaha (foto: istimewa)

AKURAT BANTEN – Dalam semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema “Aksi untuk Iklim”, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui berbagai program kolaboratif yang melibatkan masyarakat, dunia pendidikan, hingga pelaku usaha.

Rangkaian kegiatan peringatan HLH 2026 di Kota Tangerang telah dimulai sejak akhir Mei dan akan berlangsung hingga akhir Juni mendatang. Berbagai agenda disiapkan sebagai bentuk penguatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong aksi nyata menghadapi tantangan perubahan iklim.

Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HLH tersebut ialah Sosialisasi Program Sekolah Adiwiyata dan Launching Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) bagi Sekolah Adiwiyata Mandiri, yang digelar di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: MAKIN MEMBARA! Iran Hujani 18 Aset Militer AS di Bahrain dan Kuwait dengan Rudal, Selat Hormuz Resmi Ditutup

Kegiatan ini diikuti sekolah tingkat SD, SMP, Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Tangerang sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini dimanfaatkan untuk memperluas partisipasi lintas sektor dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di Kota Tangerang.

"Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, kami menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari akhir Mei hingga akhir Juni. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat terhadap isu lingkungan hidup," ujar Wawan, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga: Bank Indonesia Kejutkan Pasar! Suku Bunga Naik Jadi 5,50 Persen Saat Rupiah Tertekan

Ia menjelaskan, sejumlah agenda telah dilaksanakan, mulai dari uji emisi kendaraan roda empat di dua lokasi, forum edukasi lingkungan, sosialisasi Program Sekolah Adiwiyata, hingga penguatan kemitraan dengan sektor usaha melalui forum pengelolaan lingkungan hidup.

Menurutnya, penguatan pendidikan lingkungan menjadi langkah strategis untuk membangun generasi yang lebih sadar terhadap isu perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan.

"Kemarin kita melaksanakan sosialisasi untuk sekolah Adiwiyata tingkat SD, SMP, MI dan MTs se-Kota Tangerang. Ini merupakan kerja sama dengan Dinas Pendidikan serta Kementerian Agama Kota Tangerang agar kesadaran lingkungan bisa dibangun sejak dini di lingkungan sekolah," jelasnya.

Baca Juga: Mulai Berlaku! Aturan Baru Ekspor Sawit dan Batu Bara Bikin Pengusaha Deg-degan

Dalam kesempatan yang sama, DLH Kota Tangerang juga memberikan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) kepada sejumlah perusahaan yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam menjaga kualitas lingkungan sesuai regulasi yang berlaku.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada dunia usaha yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan, mulai dari pengendalian pencemaran, pengelolaan limbah, hingga penerapan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas perusahaan.

"Hari ini kita melaksanakan forum bersama para pengusaha sekaligus menyerahkan penghargaan PROPER kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen baik dalam menjaga lingkungan usahanya sesuai kaidah dan aturan lingkungan hidup," tambah Wawan.

Sebagai salah satu program unggulan, Sekolah Adiwiyata terus diperkuat oleh Pemerintah Kota Tangerang. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 167 sekolah meraih predikat Adiwiyata tingkat kota, 252 sekolah tingkat provinsi, lebih dari 90 sekolah tingkat nasional, serta 44 sekolah Adiwiyata Mandiri.

Baca Juga: Klaster Baru Vireya BSD City Laku Keras, Vyorelle Terserap 90 Persen di Fase Perdana

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar. Ia menilai sinergi antara DLH, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama menjadi langkah penting dalam membangun lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan.

"Capaian ini tentu patut disyukuri. Ke depan, kita akan terus mendorong semakin banyak sekolah yang terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, nyaman, dan asri," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

"Sekolah Adiwiyata ini sangat penting karena membentuk perilaku hidup bersih dan sehat yang tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dibawa ke lingkungan tempat tinggal masing-masing," kata Sachrudin.

Baca Juga: Isu Reshuffle Menguat, Chatib Basri Akhirnya Ungkap Fakta Pertemuan dengan Prabowo

Selain edukasi dan kolaborasi lintas sektor, rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 juga akan diisi dengan langkah konkret penguatan pengawasan lingkungan, termasuk penertiban tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran tanah dan air.

Melalui berbagai agenda tersebut, Pemerintah Kota Tangerang berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum membangun kesadaran bersama untuk mewujudkan Kota Tangerang yang lebih bersih, hijau, sehat, dan berketahanan terhadap perubahan iklim. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.