Banten

AIIB Kucurkan Dana US$17 Miliar untuk Indonesia, Menkeu Ungkap Kabar Besar dari Beijing

Viona Sebastian Nolani | 19 Juni 2026, 11:39 WIB
AIIB Kucurkan Dana US$17 Miliar untuk Indonesia, Menkeu Ungkap Kabar Besar dari Beijing
Pertemuan delegasi Indonesia dengan AIIB di Beijing menghasilkan komitmen pendanaan US$17 miliar untuk mendukung proyek pembangunan nasional 2025–2029. (kemenkeu.go.id)

AKURAT BANTEN - Indonesia kembali memperoleh dukungan besar untuk pembiayaan pembangunan nasional.

Dalam pertemuan bilateral dengan pimpinan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Beijing, Tiongkok, pada Rabu (17/6), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan komitmen pendanaan senilai US$17 miliar untuk mendukung berbagai proyek strategis di Indonesia.

Pendanaan tersebut akan dialokasikan bagi proyek-proyek pembangunan nasional selama periode 2025–2029.

Kesepakatan ini sekaligus menjadi bukti kuat tingginya kepercayaan AIIB terhadap prospek ekonomi Indonesia serta kemampuan pemerintah dalam menjaga pengelolaan fiskal yang sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga: Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Dekat Kremlin, Akankah Putin Balas dengan Eskalasi Besar?

“Yang paling penting adalah kita berhasil mengamankan pendanaan sekitar 17 miliar dolar AS untuk proyek-proyek pembangunan di Indonesia antara tahun 2025 sampai 2029. Itu merupakan kontribusi yang sangat besar bagi pembiayaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia,” ujar Menkeu.

Menurut Purbaya, komitmen pendanaan tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Indonesia dan AIIB dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Hubungan kedua pihak dinilai terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan untuk berbagai proyek prioritas pemerintah.

Tak hanya terkait pembiayaan, pertemuan tersebut juga menghasilkan kemajuan penting dalam rencana pembukaan kantor perwakilan AIIB di Jakarta.

Baca Juga: Komisi X DPR RI Setujui Tambahan Anggaran Pendidikan Rp79 Triliun, Guru hingga Program AI Jadi Prioritas

Kehadiran kantor tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan AIIB sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi serta pelaksanaan proyek pembangunan di berbagai sektor.

“AIIB juga berminat untuk membangun semacam kantor cabang di Jakarta. Kita tentu menyambut baik niat tersebut dan saya berharap pada Juni tahun depan kantornya sudah berdiri,” jelas Menkeu.

Dalam kesempatan yang sama, AIIB juga menyampaikan pandangan positif terhadap kondisi fiskal Indonesia.

Lembaga keuangan internasional tersebut menilai pemerintah mampu menjaga stabilitas fiskal sekaligus tetap mendorong pertumbuhan dan pembangunan nasional.

Baca Juga: Komisi X DPR RI Setujui Tambahan Anggaran Pendidikan Rp79 Triliun, Guru hingga Program AI Jadi Prioritas

“Mereka tidak ada masalah dengan fiskal Indonesia. Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita,” tegasnya.

Komitmen pendanaan senilai US$17 miliar serta rencana pembukaan kantor AIIB di Jakarta semakin mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang dipercaya oleh lembaga pembangunan internasional.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan fiskal Indonesia dinilai tetap kredibel, inovatif, dan berkelanjutan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.