Banten

KNPI Tangsel Desak Evaluasi Total Bidang Kepemudaan Dispora, Singgung Dugaan Pengelolaan Program Tak Sehat

David Amanda | 21 Juni 2026, 18:46 WIB
KNPI Tangsel Desak Evaluasi Total Bidang Kepemudaan Dispora, Singgung Dugaan Pengelolaan Program Tak Sehat
KNPI Tangsel Desak Evaluasi Total Bidang Kepemudaan Dispora, Singgung Dugaan Pengelolaan Program Tak Sehat (foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - DPD KNPI Kota Tangerang Selatan kembali menyoroti berbagai persoalan di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, khususnya pada Bidang Kepemudaan.

Momentum pergantian Kepala Dispora dinilai harus dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola program kepemudaan, Minggu (21/6/26).

Sekretaris DPD KNPI Tangsel, Cholid Mawardi, mengatakan banyak keluhan dari organisasi kepemudaan (OKP), komunitas pemuda, hingga pegiat kepemudaan yang selama ini belum mendapat penyelesaian.

Baca Juga: Kuasa Hukum Roy Suryo Sindir Jokowi di Hari Ulang Tahun: Bahagia di Atas Derita Orang Lain

"Bahwa Kepala Dispora yang baru harus berani melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap jajaran dan pola kerja di lingkungan Dispora, khususnya Bidang Kepemudaan," ujar Cholid.

Menurutnya, pergantian pimpinan tidak akan membawa perubahan berarti apabila persoalan yang selama ini dikeluhkan para pemuda tidak segera dibenahi.

"Kepala Dispora yang baru harus menjadi dokter yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit birokrasi yang selama ini terjadi di Bidang Kepemudaan," kata Cholid.

Baca Juga: Ternyata Roy Suryo Kuliah di Tempat Ini Sekarang Malah Ditangkap karena Kasus Ijazah Jokowi Palsu

Ia menyebut KNPI menerima banyak aspirasi terkait pola komunikasi dan pelaksanaan program kepemudaan yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"KNPI menerima banyak aspirasi dan keluhan dari berbagai organisasi kepemudaan terkait pola komunikasi dan pelaksanaan program kepemudaan yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya," terang Cholid.

"Banyak organisasi kepemudaan yang merasa hanya diberikan harapan dan janji program, namun pada akhirnya tidak mendapatkan realisasi yang jelas," ketusnya.

Baca Juga: DPRD Kritik Keras Pembinaan Olahraga Kabupaten Serang Setelah Terlempar ke Posisi Terakhir di POPDA

Cholid menilai kondisi tersebut telah menimbulkan kekecewaan di kalangan pemuda dan berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan terhadap Bidang Kepemudaan Dispora.

"Kondisi ini menimbulkan kekecewaan dan menurunkan tingkat kepercayaan pemuda terhadap Bidang Kepemudaan Dispora," paparnya.

Selain menyoroti pelaksanaan program, KNPI juga meminta perhatian terhadap berbagai informasi yang berkembang terkait tata kelola kegiatan kepemudaan.

Baca Juga: Prediksi Skor Skotlandia vs Maroko: Ujian Konsistensi Singa Atlas di Tengah Ambisi Tartan Army

Wakil Ketua DPD KNPI Tangsel, Irhas, mengatakan pihaknya menerima sejumlah informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum di Bidang Kepemudaan dalam pengelolaan kegiatan melalui perusahaan event organizer (EO) tertentu.

"KNPI menduga terdapat pola dimana sejumlah kegiatan kepemudaan dikelola melalui perusahaan yang digunakan atau dipinjam oleh pihak-pihak tertentu, sementara proses pelaksanaan kegiatan tetap dikendalikan oleh oknum yang memiliki kedekatan dengan program tersebut," duga Irhas.

"Kami menerima berbagai informasi mengenai dugaan adanya keterlibatan oknum di Bidang Kepemudaan dalam pengelolaan kegiatan melalui perusahaan event organizer tertentu," lanjutnya.

Baca Juga: El Nino Godzilla Mengancam, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Menurut Irhas, berbagai informasi tersebut perlu diuji melalui mekanisme pemeriksaan yang objektif dan profesional agar tidak hanya menjadi isu di kalangan pemuda.

"Karena itu kami meminta Inspektorat dan APIP melakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar semuanya menjadi terang dan berdasarkan fakta," ungkap Irhas.

KNPI juga menyoroti dugaan adanya permintaan fee pekerjaan dalam pelaksanaan sejumlah kegiatan kepemudaan. Dugaan tersebut, kata Irhas, telah menjadi pembicaraan di kalangan pelaksana kegiatan dan perlu diklarifikasi melalui pemeriksaan independen.

Baca Juga: MBG Dirancang Jadi Lahan Korupsi, Refly Harun Bongkar Sistemnya Sejak Awal Bermasalah

"Terdapat dugaan adanya permintaan fee pekerjaan apabila kegiatan tidak dikelola oleh perusahaan yang digunakan oleh pihak-pihak tertentu. Kami tidak ingin berspekulasi, tetapi informasi seperti ini harus ditindaklanjuti secara serius karena menyangkut integritas pengelolaan program kepemudaan," tegas Irhas.

Meski demikian, Irhas menegaskan KNPI tidak sedang menyerang individu tertentu. Organisasi tersebut, kata dia, menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai mitra kritis pemerintah agar tata kelola kepemudaan di Kota Tangsel menjadi lebih baik.

"Oleh sebab itu, KNPI secara tegas meminta Wali Kota Tangsel untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan restrukturisasi di lingkungan Dispora, khususnya pada Bidang Kepemudaan," tegasnya.

Baca Juga: Meksiko Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Gol Jimenez Bungkam Perlawanan Korea Selatan

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD KNPI Tangsel, Sulistyawan, menilai kepemimpinan baru di Dispora harus menjadi momentum perbaikan yang nyata bagi sektor kepemudaan.

"Bahwa kepemimpinan baru di Dispora pun harus menjadi momentum perbaikan, bukan sekadar pergantian jabatan," tandas Iwan. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.