Banten

Ta'aruf Golek Garwo Kemenag Pecahkan Antusiasme, 354 Peserta Ikut Ikhtiar Cari Pasangan Hidup

Viona Sebastian Nolani | 29 Juni 2026, 19:11 WIB
Ta'aruf Golek Garwo Kemenag Pecahkan Antusiasme, 354 Peserta Ikut Ikhtiar Cari Pasangan Hidup
354 muda-mudi mengikuti sesi Ta'aruf Golek Garwo dalam rangkaian Peaceful Muharam 1448 H, Minggu, 28 Juni 2026 di Jakarta. (Kemenag RI)

AKURAT BANTEN - Sebanyak 354 generasi muda mengikuti kegiatan Ta'aruf Golek Garwo yang menjadi salah satu rangkaian acara Peaceful Muharam 1448 H.

Program ini hadir sebagai wadah pertemuan yang aman, edukatif, dan tetap menjaga nilai-nilai kehormatan bagi para peserta yang sedang berikhtiar menemukan pasangan hidup.

Jumlah tersebut belum termasuk peserta tambahan yang melakukan pendaftaran secara langsung di lokasi acara.

Antusiasme yang tinggi menunjukkan adanya kebutuhan ruang ta'aruf yang terpercaya dan memiliki pendampingan dalam proses menuju pernikahan.

Ta'aruf Golek Garwo merupakan bagian dari rangkaian Nikah Fest 2026 serta Islamic Wedding Expo yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Baca Juga: Dubes Prancis Sambangi Kemhan, Menhan Sjafrie Ungkap Peluang Besar Kolaborasi Pertahanan Kedua Negara

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa Golek Garwo tidak hanya menjadi ajang mempertemukan laki-laki dan perempuan, tetapi juga menjadi sarana untuk menghadirkan proses pencarian pasangan hidup yang sesuai dengan nilai agama serta mempersiapkan calon keluarga yang sakinah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pelengkap dalam rangkaian Nikah Fest 2026 yang sebelumnya menghadirkan berbagai agenda seperti nikah massal, edukasi keluarga, literasi keuangan, zakat, wakaf, hingga pameran layanan pernikahan.

"Hari ini adalah wasilah untuk menghidupkan sunah Rasulullah melalui ikhtiar mencari pasangan hidup. Kalau niatnya karena Allah dan mengikuti sunah nabi, maka kehadiran kita di tempat ini sudah mengandung keberkahan dan pahala," ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Abu Rokhmad menyampaikan bahwa peserta tidak hanya diarahkan untuk saling mengenal, tetapi juga diberikan pemahaman bahwa pernikahan merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kesiapan secara fisik, mental, dan spiritual.

Baca Juga: Indonesia-AS Perkuat Pertahanan Udara, Wamenhan Donny Ermawan Terima Kunjungan Jenderal Kevin B. Schneider

Karena itu, rangkaian Ta'aruf Golek Garwo dirancang melalui beberapa tahapan, mulai dari sesi perkenalan, membangun komunikasi, hingga muhasabah. Langkah tersebut dilakukan agar peserta mampu mengenal calon pasangan dengan cara yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

Ia juga menegaskan bahwa ta'aruf merupakan bagian dari ajaran Islam yang mengutamakan adab serta menjaga kehormatan.

Mengutip Al-Qur'an, Abu Rokhmad menyebut manusia diciptakan dalam keberagaman agar dapat saling mengenal.

"Ta'aruf bukan sekadar saling berkenalan, tetapi jalan untuk saling memahami dengan cara yang makruf dan menjaga kehormatan masing-masing," tuturnya.

Abu Rokhmad berharap kegiatan tersebut dapat mendukung Gerakan Sadar Pencatatan Nikah sehingga semakin banyak generasi muda memilih jalur pernikahan yang sah, tercatat, dan penuh tanggung jawab. Hal itu, kata dia, sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang terus mendorong penguatan layanan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa generasi muda membutuhkan ruang ta'aruf yang memiliki pendampingan dan proses yang jelas.

Sebelum acara berlangsung, sebanyak 354 peserta tercatat telah mendaftar, dan angka tersebut masih bertambah karena adanya pendaftaran langsung di tempat kegiatan.

"Antusiasme peserta sangat luar biasa. Ini menjadi penanda bahwa masyarakat membutuhkan ruang yang mempertemukan para pihak secara baik. Tugas kita bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga memfasilitasi agar ikhtiar menuju pernikahan berlangsung secara terarah," kata Zayadi.

Menurut Zayadi, konsep Golek Garwo dibuat secara terstruktur dengan tahapan perkenalan, pendalaman komunikasi, hingga refleksi diri atau muhasabah. Seluruh proses tersebut bertujuan agar peserta dapat membangun hubungan awal dengan tetap mengedepankan kesopanan, tanggung jawab, dan kesiapan membangun rumah tangga.

Ia mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari ikhtiar spiritual. Kehadiran dalam kegiatan ini, menurutnya, perlu disertai dengan doa, kesungguhan hati, serta upaya memperbaiki diri agar mendapatkan pasangan terbaik sesuai ketentuan Allah Swt.

Zayadi menilai forum seperti Golek Garwo menjadi bentuk layanan publik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda. Selain mempertemukan calon pasangan, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai pentingnya membangun keluarga yang kokoh sebagai bagian dari ketahanan sosial.

Ia berharap peserta tidak berhenti pada tahap perkenalan, tetapi dapat melanjutkan komunikasi dengan baik apabila menemukan kecocokan.

"Kalau sudah menemukan pasangan yang sesuai, jangan menunda tanpa alasan yang jelas. Semoga Allah mempertemukan seluruh peserta dengan jodoh terbaik dan mengantarkan mereka menuju keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah," pungkas Zayadi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.