Jelang Tenggat Verifikasi, Ketua DPRD Kota Tangerang Minta Satpol PP Segera Bertindak

AKURAT BANTEN - Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam meminta Pemerintah Kota Tangerang tidak membiarkan penanganan dugaan rumah kos yang disinyalir menjadi lokasi prostitusi terselubung di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, berlarut-larut.
Menjelang berakhirnya batas waktu verifikasi yang dijanjikan pemerintah kecamatan, ia menegaskan hasil pemeriksaan harus segera ditindaklanjuti, Jumat (3/7/26).
Rusdi mengatakan, pemerintah telah memiliki mekanisme yang jelas untuk menangani persoalan tersebut. Karena itu, aparat diminta tidak berhenti pada proses pendataan apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran.
Baca Juga: Sidang Pemeriksaan Setempat, Warga Rancapinang Klaim Lahan Garapan Masuk SHP Kementerian Pertahanan
"Harapan saya tentu ada tindak lanjut. Kalau memang ada pelanggaran perda yang menjadi kewenangan Satpol PP, segera ditindaklanjuti dan lakukan upaya-upaya hukum sesuai kewenangannya. Kalau itu menjadi ranah kepolisian, tinggal diserahkan kepada polisi," kata Rusdi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, dugaan penyalahgunaan rumah kos menjadi tempat praktik asusila bukan hanya menyangkut pelanggaran aturan, tetapi juga menyentuh rasa aman masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
Oleh sebab itu, penanganannya harus dilakukan secara tegas agar tidak memunculkan kasus serupa.
Baca Juga: Kejagung Tahan Jenderal Polisi Aktif di BGN Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
Rusdi berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum memberikan efek jera apabila dugaan tersebut terbukti.
"Mudah-mudahan tidak ada kejadian lagi. Kalau pun ada, para pihak, baik aparat maupun pemerintah, harus melakukan tindakan supaya ada efek jera. Kita sama-sama menjaga kota ini dari kegiatan yang asusila dan kegiatan yang meresahkan masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap lingkungan masing-masing.
Baca Juga: Bupati Purwakarta Minta Maaf usai Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejad' Viral dan Tuai Kritik
Menurutnya, upaya menjaga ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab Satpol PP maupun kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan pemerintah kelurahan, kecamatan, pengurus lingkungan, hingga warga.
"Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih waspada. Masyarakat, aparat, petugas, pemerintah kelurahan, kecamatan, dan seluruh lapisan masyarakat harus bersama-sama menjaga supaya tidak ada lagi kegiatan sejenis di mana pun di wilayah Kota Tangerang," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Tangerang menyatakan akan melakukan verifikasi atas laporan masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan fungsi rumah kos tersebut. Hasil verifikasi itu nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan langkah sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum ada hasil verifikasi yang dijanjikan Pemerintah Kecamatan Tangerang, redaksi masih melakukan upaya konfirmasi dan menggali informasi lebih jauh. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana








