Banten

Breaking News: Rompi Oranye untuk Bupati Sukoharjo, Terjaring OTT Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah!

Abdurahman | 11 Juli 2026, 15:26 WIB
Breaking News: Rompi Oranye untuk Bupati Sukoharjo, Terjaring OTT Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah!
KPK menetapkan tiga tersangka menyusul OTT yang melibatkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

AKURAT BANTEN-Dunia politik Jawa Tengah kembali diguncang badai korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dramatis.

Kasus ini langsung menjadi sorotan publik karena menyangkut dugaan pemerasan massal yang menyasar para perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Mengenakan rompi tahanan oranye khas KPK dengan tangan terborgol, Etik Suryani keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Sabtu (11/7/2026) setelah menjalani pemeriksaan intensif pasca-penangkapan pada Kamis (9/7) lalu.

Kronologi Singkat dan Siapa Saja yang Terseret?

KPK tidak bergerak sendiri dalam mengamankan sang bupati.

Dalam operasi senyap ini, lembaga antirasuah tersebut juga menetapkan dua pejabat teras Pemkab Sukoharjo sebagai tersangka.

Mereka diduga kuat menjadi "tangan kanan" atau jembatan dalam skema pemerasan ini.

Berikut adalah tiga nama besar yang resmi ditahan oleh KPK:

  1. Etik Suryani – Bupati Sukoharjo.

  2. Richard Tri Handoko – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukoharjo.

  3. Tri Mulyo – Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Sukoharjo.

Modus Operandi: Berdasarkan penyelidikan awal, ketiga tersangka diduga terlibat dalam praktik pemerasan (pemotongan anggaran atau upeti wajib) terhadap para kepala dinas dan perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo.

(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman