Banten

Perbaikan Jalan Belum Serentak, PUPR Kota Tangerang Akui Warga Masih Harus Menunggu Jadwal

David Amanda | 14 Juli 2026, 20:55 WIB
Perbaikan Jalan Belum Serentak, PUPR Kota Tangerang Akui Warga Masih Harus Menunggu Jadwal
Perbaikan Jalan Belum Serentak, PUPR Kota Tangerang Akui Warga Masih Harus Menunggu Jadwal (Foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mengakui perbaikan jalan rusak di seluruh wilayah belum bisa dilakukan secara bersamaan.

Meski pekerjaan fisik mulai bergulir pada Juli 2026, sejumlah ruas jalan tetap harus menunggu giliran sesuai tahapan pengadaan dan jadwal penanganan.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan hingga pertengahan Juli baru dua paket pekerjaan yang telah menyelesaikan proses lelang, yakni Jalan M. Toha di Kecamatan Karawaci dan Jalan Iskandar Muda di Kecamatan Neglasari.

Baca Juga: Siap 'Buka-bukaan' di Persidangan, Gus Yaqut: Saatnya Publik Tahu Mana yang Benar dan Salah

"Kita akan mulai bulan Juli ini, insyaallah. Pengadaannya memang dilakukan secara bertahap mengikuti proses jadwal yang ada. Untuk yang sudah keluar hasil lelang pengadaannya, itu di Jalan M. Toha Kecamatan Karawaci dan Jalan Iskandar Muda Kecamatan Neglasari," ujar Taufik, Selasa (14/7/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab keluhan masyarakat terkait lambannya penanganan Jalan Iskandar Muda yang sejak tahun lalu berulang kali mengalami kerusakan.

Menurut Taufik, ruas tersebut sebelumnya hanya mendapatkan pemeliharaan sementara karena pekerjaan permanen baru dianggarkan pada tahun ini.

Baca Juga: KPK Tak Berani? Mahfud MD Tantang Presiden Prabowo Turun Tangan di Kasus Febrie Adriansyah

Ia menjelaskan, kerusakan jalan kembali terjadi akibat curah hujan tinggi dan tingginya intensitas kendaraan bertonase berat.

Selain itu, kondisi struktur jalan dan sistem drainase di lokasi juga dinilai belum memadai sehingga diperlukan pembangunan permanen.

"Kemarin itu curah hujan memang ekstrem, ditambah lagi beban kendaraan yang lewat. Ada ruas sepanjang 100 meteran yang sebenarnya sudah kita lakukan pemeliharaan dan perbaikan, tetapi kembali mengalami kerusakan. Secara struktur dan sistem drainase di sana memang belum memadai, dan itulah yang baru akan kita kerjakan secara permanen tahun ini," katanya.

Baca Juga: Lama Dipenjara, Nasibnya Berubah Drastis! Ferdy Sambo Kini Jualan Buku Religi, Harganya Bikin Kaget!

Di tengah arahan Wali Kota Tangerang agar organisasi perangkat daerah bergerak cepat tanpa menunggu keluhan warga viral di media sosial, PUPR menyatakan penentuan lokasi perbaikan tetap mengacu pada hasil penilaian kondisi jalan melalui sistem internal.

Namun, Taufik mengakui tidak semua ruas jalan dapat langsung ditangani karena keterbatasan waktu pelaksanaan dan proses pengadaan.

Akibatnya, sebagian masyarakat masih harus menunggu hingga ruas jalannya masuk dalam jadwal pekerjaan.

Baca Juga: Didesak Warga Tutup Kos Usai Diduga Jadi Lokasi Prostitusi, Satpol PP Kota Tangerang Pilih Verifikasi Dulu

"Kami punya tim yang terus menilai kondisi jalan. Programnya sudah ada, tapi pengerjaannya kan bertahap, tidak bisa serentak di seluruh kota dalam waktu bersamaan. Kalau ada masyarakat yang merasa wilayahnya belum ditangani, kemungkinan besar memang belum masuk jadwalnya atau luput dari penilaian kami. Karena itu, peran serta masyarakat dalam memberikan informasi sangat kami harapkan untuk membantu percepatan ini," pungkasnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.