Panas! Frank Hutapea Bongkar Sisi Gelap Hotman 911: 'Orang Miskin Cuma Senjata Marketing'

AKURAT BANTEN – Citra Hotman Paris sebagai pembela rakyat kecil melalui program Hotman 911 kini berada di ujung tanduk.
Bukan dari musuh politik atau rival pengacara, serangan justru datang dari "orang dalam" sendiri.
Frank Alexander Hutapea, putra sulung sang pengacara kondang, secara terbuka membongkar apa yang ia sebut sebagai "pencitraan" di balik layar program bantuan hukum tersebut.
Konflik ini meledak pasca keputusan Hotman Paris untuk menjadi kuasa hukum mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Keputusan yang awalnya diklaim sebagai panggilan kemanusiaan tanpa imbalan finansial, justru memicu reaksi keras dari Frank.
'Bukan Peduli, Tapi Pusat Perhatian'
Dalam sebuah interaksi yang viral di media sosial, Frank Hutapea tidak menahan diri saat menanggapi pernyataan ayahnya.
Sindiran tajam ia lontarkan ketika Hotman menegaskan bahwa ia tidak mengejar uang dalam menangani perkara Febrie Adriansyah.
"Halah kebanyakan pencitraan. Fritz married saja angpaonya lo ambil, ala-ala enggak mau duit," tulis Frank, menyentil perilaku ayahnya yang menurutnya bertolak belakang dengan klaim "tidak mengejar materi".
Tak berhenti di situ, Frank membongkar motif di balik program Hotman 911 yang selama ini diagung-agungkan sebagai wadah gratis bagi masyarakat tak mampu.
Dengan kalimat yang menohok, Frank menyebut masyarakat kurang mampu hanyalah alat dalam strategi bisnis ayahnya.
"Orang miskin itu cuma dijadiin senjata marketing aja. He never really care, he only care about being center of attention," tegas Frank.
Baca Juga: Dulu Dimandikan Messi, Kini Lamine Yamal Menantang Sang Legenda di Final Piala Dunia
Desak Hotman 911 Bubar?
Pernyataan Frank ini langsung menjadi bola panas yang menggelinding kencang di ruang publik.
Selama ini, akun Hotman 911 memang menjadi salah satu destinasi utama masyarakat yang merasa terzalimi dan membutuhkan pendampingan hukum.
Namun, dengan adanya pengakuan dari anak kandungnya sendiri yang menyebut program tersebut hanyalah panggung demi eksistensi, publik kini mempertanyakan integritas di balik aksi-aksi sosial yang kerap diunggah ke media sosial.
Frank bahkan secara gamblang menyarankan agar akun dan program Hotman 911 sebaiknya tidak perlu dijalankan lagi.
Apakah Hotman 911 benar-benar murni gerakan sosial, ataukah ini hanyalah bagian dari strategi personal branding yang selama ini digerakkan oleh sang pengacara nyentrik?
Hingga berita ini diturunkan, perdebatan netizen di kolom komentar masih terus memanas, menanti jawaban dari pihak terkait.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 5Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027








