Banten

TNI AL Berhasil Selamatkan Dua Korban KLM Nurul Salsa 01 yang Tenggelam di Perairan Selayar, Tiga Korban Masih Dicari

Viona Sebastian Nolani | 20 Juli 2026, 16:15 WIB
TNI AL Berhasil Selamatkan Dua Korban KLM Nurul Salsa 01 yang Tenggelam di Perairan Selayar, Tiga Korban Masih Dicari
TNI AL melalui KRI Marlin-877 berhasil melaksanakan aksi penyelamatan dua orang korban selamat Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa 01. (tnial.mil.id)

AKURAT BANTEN - TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui KRI Marlin-877 yang berada di bawah jajaran Satuan Patroli Koarmada VI berhasil menyelamatkan sekaligus mengevakuasi dua korban selamat dari insiden tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa 01 di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (19/7).

Keberhasilan tersebut merupakan bagian dari Operasi Search and Rescue (SAR) yang terus dilakukan TNI AL sejak kapal dilaporkan tenggelam pada Rabu (15/7).

Proses evakuasi bermula ketika KRI Marlin-877 yang dipimpin Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring sedang melakukan penyisiran di sektor pencarian sekitar pukul 13.30 WITA.

Saat itu, awak kapal menerima informasi penting dari nelayan setempat mengenai dua korban yang ditemukan di Pulau Sanipa dan tengah dibawa menuju Pulau Matalaang.

Baca Juga: BRIN Kembangkan Purwoceng, Tanaman Obat Asli Indonesia yang Terancam Punah, Ini Terobosan Terbarunya

Setelah menerima laporan tersebut, KRI Marlin-877 segera bergerak menuju Pulau Matalaang.

Kapal tiba di lokasi lego sekitar pukul 14.45 WITA dan langsung mengerahkan tim untuk menjemput serta mengevakuasi kedua korban dari daratan pulau.

Korban yang berhasil diselamatkan diketahui bernama Jasmal (24) dan Nurmiati (35).

Keduanya ditemukan dalam kondisi sangat lemah akibat mengalami dehidrasi dan terpapar cuaca ekstrem di laut.

Baca Juga: BRIN Ungkap Fakta Baru Ibu Kota Kerajaan Majapahit di Trowulan, AI Ikut Dilibatkan

Pada pukul 15.30 WITA, kedua korban berhasil dievakuasi ke atas geladak KRI Marlin-877 untuk memperoleh pertolongan pertama serta menjalani perawatan medis intensif dari tim kesehatan kapal.

Dari hasil keterangan awal kedua korban, diketahui masih ada tiga orang lainnya yang diduga meninggal dunia setelah tenggelam di perairan selatan Pulau Sanipa.

Menindaklanjuti informasi tersebut, KRI Marlin-877 kembali bergerak menuju area pencarian guna melanjutkan operasi SAR secara intensif di sektor yang telah ditetapkan.

Secara terpisah, Komandan KRI Marlin-877 Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring yang mewakili Dankoarmada VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menjelaskan bahwa prioritas utama TNI AL saat ini adalah memulihkan kondisi kesehatan kedua korban sebelum dipindahkan ke fasilitas medis yang lebih lengkap.

"Untuk sementara waktu, kedua korban yang selamat kami berikan perawatan medis dasar dan pemulihan di atas kapal. Selanjutnya, rencana terdekat korban akan segera kami bawa dan evakuasi menuju Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, guna mendapatkan tindakan dan penanganan medis lebih lanjut," ujar Dan KRI Marlin-877.

Respons cepat yang diperlihatkan prajurit KRI Marlin-877 mencerminkan komitmen TNI AL dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah perairan Indonesia.

Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menegaskan komitmen TNI AL untuk menjaga keselamatan di laut serta selalu hadir memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.