Kebakaran CV Damarindo Merembet ke Dua Rumah di Priuk, Penyebab Masih Diselidiki

AKURAT BANTEN - Kebakaran melanda CV Damarindo di Jalan Bayur, Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Senin (20/7) petang. Kobaran api dari pabrik yang memproduksi buhur atau dupa itu merembet ke permukiman warga hingga membakar dua rumah.
Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel diterjunkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala UPT Damkar Priuk, Kota Tangerang, Kamaludin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 17.15 WIB. Pihaknya kemudian mengerahkan armada dari Mako Damkar, UPT Priuk, Ciledug, Batuceper, dan Pinang untuk mempercepat proses pemadaman.
Baca Juga: Scaloni Buka Suara usai Gagal Pertahankan Gelar! Isyarat Tinggalkan Argentina Muncul?
"Yang terbakar CV Damarindo. Dia bergerak di bidang buhur atau dupa. Kita turunkan 14 unit dengan personel 60 orang," kata Kamaludin.
Menurutnya, penyebab kebakaran hingga kini masih belum dapat dipastikan karena petugas belum memperoleh keterangan dari pemilik pabrik.
"Sampai saat ini saya belum bisa bertemu dengan si pemilik, dan dugaan sementara juga saya belum bisa memastikan apakah ini korsleting arus pendek listrik atau dari tabunan," ujarnya.
Ia menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala kepadatan lalu lintas di Jalan Bayur yang menjadi jalur alternatif warga saat jam pulang kerja. Meski demikian, api berhasil dikendalikan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Sebagai langkah pencegahan, Kamaludin mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan selama musim kemarau.
"Imbauan kepada masyarakat, karena situasi sekarang suhu panas mencapai 34 sampai 36 derajat Celsius, jangan membakar sampah sembarangan. Beberapa kebakaran yang terjadi dipicu tabunan api di tengah kondisi cuaca yang sangat panas," pungkasnya.
Sementara itu, warga terdampak, Iqbal Wijaya, mengaku api pertama kali dilihat sekitar pukul 17.30 WIB dari area belakang pabrik saat dirinya bersama keluarga sedang berada di belakang rumah.
Ia bersama orang tuanya sempat berusaha memadamkan api menggunakan selang, namun kobaran api dengan cepat membesar karena tekanan air yang lemah dan tiupan angin.
"Api sumbernya memang dari pabrik, bukan dari kita. Ada saksi juga yang melihat api pertama dari belakang pabrik," ujar Iqbal.
Baca Juga: Terbongkar Modus Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik, Pelanggan Bisa Jadi Korban
Menurut Iqbal, api kemudian menyambar tumpukan karung goni di dalam area pabrik sebelum merembet ke rumahnya yang berdempetan dengan bangunan tersebut.
Ia masih sempat menyelamatkan dokumen, pakaian, dan beberapa barang berharga, tetapi tiga sepeda motor milik orang tuanya tidak berhasil dievakuasi.
"Barang-barang keluarga sempat saya keluarin. Tapi motor yang di rumah orang tua ada tiga, enggak selamat," tutup Iqbal. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










