Banten

Polisi Ungkap Jesslyn Wijaya Lay Terbang ke Malaysia Bersama Keluarga, Dugaan Penculikan Masih Diselidiki

Viona Sebastian Nolani | 24 Juli 2026, 07:42 WIB
Polisi Ungkap Jesslyn Wijaya Lay Terbang ke Malaysia Bersama Keluarga, Dugaan Penculikan Masih Diselidiki
Polisi masih menyelidiki dugaan penculikan Jesslyn Wijaya Lay meski data manifes menunjukkan ia terbang ke Malaysia bersama keluarganya.

AKURAT BANTEN - Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat masih melanjutkan penyelidikan dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay meski data manifes penerbangan menunjukkan ia telah berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Polisi menegaskan proses penyelidikan belum dihentikan karena masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, berdasarkan data manifes, Jesslyn meninggalkan Indonesia melalui Bandara Semarang pada 14 Juli 2026 menuju Kuala Lumpur bersama dua orang yang memiliki hubungan keluarga, salah satunya merupakan ayahnya.

"Tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J," kata Roby.

Baca Juga: Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur Mendadak, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Kembali Diterpa Masalah

Polisi juga berencana memeriksa dua anggota keluarga yang ikut dalam penerbangan tersebut untuk mendalami motif di balik peristiwa itu.

"Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan," ujar Roby.

Di sisi lain, pada Rabu (22/7/2026), penyidik memeriksa Evan (37), calon suami Jesslyn, guna mengumpulkan informasi tambahan mengenai keberadaan atlet golf tersebut.

Hingga kini, Evan mengaku belum mengetahui secara pasti lokasi maupun kondisi calon istrinya.

Baca Juga: Yusril Ungkap Identitas Abdul Karim Raed Miqdad, WN Palestina yang Dideportasi dari Indonesia

"Kemarin calon suami Jesslyn didengarkan keterangannya di Polres. Dan Evan selaku calon suami saat ini fokus untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Jesslyn," kata kuasa hukum Evan, Andi Darti.

Andi menjelaskan pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan keberadaan Jesslyn.

Meski ada petunjuk yang mengarah bahwa Jesslyn terbang ke Malaysia bersama dua anggota keluarganya berinisial EA dan EI, pihaknya menilai seluruh bukti masih perlu didalami.

"Kami belum bisa memastikan (Jesslyn ke Malaysia), tetapi ada beberapa bukti petunjuk yang menurut saya selaku kuasa hukum harus didalami yakni ada perencanaan terlebih dahulu," ujar Andi.

Baca Juga: Prabowo Terima Direktur FBI Kash Patel, Artefak Budaya Indonesia dari Papua Akhirnya Dipulangkan

Menurut Andi, dugaan bahwa Jesslyn dibawa oleh pihak keluarga semakin menguat karena seluruh barang pribadinya masih berada di apartemen yang selama ini ditempatinya di kawasan Pluit.

"Dia keluar dari rumah orang tuanya. Dia hidup di apartemen, tinggal di apartemen di daerah Pluit. Barang-barang pribadi korban masih di apartemen. Nah, di situ sudah hampir 10 bulan dia tinggal. Jesslyn juga dalam waktu dekat akan segera menikah dengan Evan," katanya.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Namun, penyidik tidak menemukan kamera pengawas yang mengarah langsung ke lokasi kejadian sehingga rekaman peristiwa tidak tersedia.

Baca Juga: Prabowo Lantik Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Ini Tugas Besar yang Menantinya

"Untuk CCTV di lokasi, kebetulan tidak ditemukan CCTV yang mengarah ataupun merekam kejadian tersebut. Namun, keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi memang menyampaikan ada kejadian tersebut," ujar Roby.

Meski laporan dugaan penculikan yang sebelumnya dibuat oleh teman Jesslyn berinisial NA telah dicabut karena pelapor bukan anggota keluarga dan tidak menyaksikan langsung kejadian, polisi memastikan penyelidikan tetap berjalan.

Kasat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta menegaskan fokus penyidik saat ini adalah memastikan Jesslyn berada dalam kondisi selamat.

"Yang perlu dipastikan, korban tidak ada kekerasan," ujar Rita.

Ia juga memastikan hingga kini polisi belum menerima informasi mengenai adanya permintaan uang tebusan dalam kasus tersebut.

Baca Juga: TNI AL dan Bank Indonesia Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, KRI Lepu-861 Antar Misi ke Pulau Terluar

Kasus ini bermula dari dugaan penculikan yang terjadi pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 19.45 WIB saat Jesslyn menghadiri acara ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, Jakarta Pusat.

Berdasarkan keterangan saksi, mata Jesslyn tiba-tiba ditutup sebelum dibawa oleh dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi Darti.

Menurut Andi, saksi juga melihat sekitar lima pria berada di sekitar lokasi ketika peristiwa tersebut berlangsung.

Jesslyn dikenal sebagai atlet golf yang mulai aktif menekuni olahraga tersebut sejak 2021.

Baca Juga: Kericuhan UFDK Bukittinggi Berujung Laporan Penganiayaan, Dosen Mengaku Dipiting saat Pemasangan Plang

Ia telah mengikuti berbagai turnamen dan pernah meraih gelar Best Nett Overall (BNO) Regular pada turnamen bulanan Chemical Golf Club di Rainbow Hills Golf Club pada Juni 2023.

Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan pihak terkait untuk mengungkap kronologi secara utuh sekaligus memastikan kondisi serta keberadaan Jesslyn Wijaya Lay.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.