Banten

Skakmat! Kubu Dokter Tifa Minta Kubu Jokowi Jangan Cari Kambing Hitam, Tantang Buka-bukaan di Mabes Polri

Abdurahman | 24 Juli 2026, 23:04 WIB
Skakmat! Kubu Dokter Tifa Minta Kubu Jokowi Jangan Cari Kambing Hitam, Tantang Buka-bukaan di Mabes Polri
Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Istimewa)

AKURAT BANTEN— Babak baru polemik hukum yang menyeret nama Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa kembali memanas.

Usai eksekusi atau nota keberatan dikabulkan sebagian oleh majelis hakim, tim kuasa hukum Dokter Tifa melayangkan sentilan telak kepada kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Mereka secara tegas meminta kubu Jokowi agar tidak mencari "kambing hitam", melainkan membuktikan substansi utama perkara secara transparan melalui jalur hukum yang terang-benderang: Lanjutkan prosesnya di Mabes Polri!

Baca Juga: Man City Mengamuk! Bantah Tegas Tawaran Real Madrid untuk Rodri, Fakta di Balik Layar Terkuak!

Desak Laporan TPUA Dibuka Kembali

Kuasa hukum Dokter Tifa menegaskan bahwa jika pihak Jokowi benar-benar beritikad baik untuk membuktikan keaslian ijazah yang selama ini menjadi polemik publik, langkah paling elegan adalah membuktikannya lewat mekanisme pengadilan secara terbuka, bukan sekadar memperdebatkan celah formil administrasi hukum.

Mereka bahkan secara khusus menyoroti laporan yang pernah dilayangkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) di Mabes Polri.

Menurut kubu Dokter Tifa, laporan tersebut seharusnya jangan didiamkan atau dihentikan (difreeze), melainkan dibuka kembali dan dilanjutkan.

Lanjutkan laporan di TPUA tadi, jangan dihentikan, jangan difreeze. Dibuka lagi, dilanjutkan, kita fokus ke sana. Betul, kalau itu yang dilanjutkan, nanti di kejaksaan itu yang dipermasalahkan adalah objek ijazahnya, bukan mempermasalahkan makhluk-makhluk individu, ujar perwakilan kuasa hukum Dokter Tifa penuh penegasan.

Baca Juga: Final! Perpres Ojol Diteken Pekan Depan, Pemerintah Pastikan Hak Pendapatan Driver Dilindungi

Fokus pada Objek Perkara: Ijazah, Bukan Debat Kusir

Pihak Dokter Tifa menilai, perdebatan hukum sebaiknya tidak melebar ke ranah personal atau mencari-cari pihak yang disalahkan atas gaduhnya isu ini di ruang publik.

Dengan mendorong penyidikan dan kelanjutan laporan di Mabes Polri, substansi hukum yang sebenarnya—yakni keaslian dokumen ijazah yang dipersoalkan—bisa diuji secara objektif.

Sebelumnya, dinamika persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur sempat diwarnai perdebatan sengit mengenai sah tidaknya legal standing hingga persoalan surat dakwaan penuntut umum yang dinilai kabur (obscuur libel).

Namun, bagi kubu Dokter Tifa, ujung dari segala polemik ini harus bermuara pada pembuktian materiil yang jujur di hadapan hukum.

Baca Juga: Siapa Penguasa Tunggal Kerugian Negara? Pakar UII Bongkar Polemik Kewenangan BPK vs BPKP

Menanti Babak Lanjutan

Pernyataan tajam ini dipastikan akan memancing respons balik dari kubu Joko Widodo.

Mayarakat kini, mau tidak mau, kembali menyoroti arah angin penegakan hukum di tanah air.

Apakah tantangan untuk membuka dan melanjutkan proses hukum di Mabes Polri ini akan dijawab secara jantan oleh pihak pelapor?

Satu hal yang pasti, drama hukum antara Dokter Tifa dan kubu Jokowi masih jauh dari kata usai, dan masyarakat Indonesia tetap antusias mengawal ujung dari misteri polemik ijazah ini.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman