TNI AU Asah Kemampuan T-50i Golden Eagle di Pitch Black 2026, Berlatih Bareng F-35A Jepang

AKURAT BANTEN - Penerbang pesawat tempur T-50i Golden Eagle milik TNI Angkatan Udara mengikuti latihan Dissimilar Basic Fighter Maneuver (DBFM) sebagai bagian dari rangkaian latihan udara multinasional Pitch Black 2026 yang digelar di wilayah udara Darwin, Australia, pada Senin (20/7/2026).
Latihan DBFM menjadi salah satu materi dalam Air Maneuver Exercise (AMX).
Melalui sesi ini, para penerbang TNI AU memperoleh kesempatan untuk memahami karakteristik, kapabilitas, serta performa berbagai pesawat tempur yang digunakan oleh negara peserta.
Selain itu, mereka juga mempelajari prosedur penerbangan, sistem komunikasi, hingga tata cara operasi di wilayah udara Darwin sebagai persiapan menghadapi skenario latihan yang lebih menantang.
Baca Juga: BGN Tegas! SPPG Program Makan Bergizi Gratis yang Tak Penuhi Standar Bakal Ditutup
Dalam rangkaian Force Integration Training (FIT), latihan DBFM mempertemukan beragam jenis pesawat tempur dalam satu skenario operasi.
Pada kesempatan tersebut, penerbang T-50i Golden Eagle TNI AU berlatih bersama pilot yang menerbangkan pesawat F-16D milik Royal Singapore Air Force (RSAF) serta F-35A dari Japan Air Self-Defense Force (JASDF).
Pelaksanaan DBFM menjadi fase yang sangat penting untuk meningkatkan pemahaman taktis sekaligus memperkuat interoperabilitas antarpeserta sebelum memasuki tahapan latihan udara yang lebih kompleks dalam ajang Pitch Black 2026.
Partisipasi TNI AU pada latihan Pitch Black 2026 menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapan para penerbang dalam menjalankan setiap misi.
Keikutsertaan tersebut juga menjadi upaya mempererat kerja sama pertahanan serta meningkatkan interoperabilitas dengan angkatan udara dari berbagai negara sahabat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026





