Donald Trump Nyerah? AS Pertimbangkan Akhiri Perang Iran, Berikut Alasan Penghentian Operasi Militer
AKURAT BANTEN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kemungkinan berakhirnya operasi militer terhadap Iran setelah konflik panas yang telah berlangsung selama tiga minggu itu.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat (20/3/2026) dan menjadi sinyal paling kuat sejauh ini terkait arah kebijakan Amerika Serikat dalam konflik di Timur Tengah.
Melalui platform Truth Social, Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat semakin mendekati target utama dalam operasi militernya terhadap Iran.
Baca Juga: Trump Meledak! Sebut NATO Penakut dan 'Pengkhianat' Karena Ogah Bantu AS Gempur Iran
“Kita semakin dekat untuk mencapai tujuan kita saat kita mempertimbangkan untuk mengakhiri upaya militer besar kita di Timur Tengah,” tulis Trump.
Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa Washington tengah menyiapkan strategi keluar dari konflik yang telah meningkatkan ketegangan regional.
Meski demikian, kondisi di lapangan masih menunjukkan situasi yang belum sepenuhnya stabil. Selat Hormuz dilaporkan masih mengalami gangguan aktivitas, sementara ribuan Marinir AS terus dikerahkan ke kawasan tersebut.
Baca Juga: Rayakan Lebaran, Istana Negara Open House Siap Sambut 5.000 Pengunjung Usai Zuhur
Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa pengamanan Selat Hormuz seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab Amerika Serikat.
Ia menilai negara-negara yang bergantung pada jalur strategis tersebut perlu mengambil peran lebih besar.
“Selat Hormuz harus dijaga dan diawasi oleh negara-negara lain yang menggunakannya, Amerika Serikat tidak,” ujarnya.
Baca Juga: Netanyahu Abaikan Larangan Trump di Perang Iran, Buat AS dan Israel Retak?
Sebelumnya, Trump juga sempat mengkritik sekutu NATO karena dinilai tidak cukup berkontribusi dalam menjaga jalur distribusi minyak global tersebut.
Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, terutama untuk distribusi minyak dari kawasan Teluk ke berbagai negara.
Tujuan Operasi Militer terhadap Iran
Trump kembali menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir, melemahkan kekuatan militer Iran dan melindungi sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk
Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump juga menolak opsi gencatan senjata.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Intip Ramalan Zodiak Cek Keberuntungan Soal Hati dan Keuangan!
“Saya pikir kita telah menang. Saya tidak ingin melakukan gencatan senjata. Anda tidak melakukan gencatan senjata ketika Anda benar-benar menghancurkan pihak lain,” tegasnya.
Di sisi lain, konflik ini turut memicu lonjakan harga minyak global yang berdampak pada ekonomi internasional.
Kenaikan harga energi tersebut disebut menjadi tekanan politik bagi Trump, terutama menjelang pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat.
Situasi ini membuat keputusan terkait kelanjutan operasi militer menjadi semakin krusial, baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi domestik. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







