Banten

BREAKING NEWS! Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Istana Bantah Ada Tekanan Politik

Cristina Malonda | 27 Juli 2026, 10:38 WIB
BREAKING NEWS! Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Istana Bantah Ada Tekanan Politik
Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Istana Bantah Ada Tekanan Politik (Foto: Antara)

AKURAT BANTEN – Kabar mengejutkan datang dari Bank Indonesia (BI). Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengunduran diri tersebut telah diterima Presiden Prabowo Subianto melalui surat resmi yang disampaikan kepada pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa surat pengunduran diri Perry Warjiyo telah diterima Presiden pada Minggu (26/7/2026).

Baca Juga: Popularitas Rodri Meledak Usai Piala Dunia 2026, Real Madrid, PSG, dan Barcelona Berebut Tanda Tangan Sang MVP

Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026).

"Per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," ujar Prasetyo.

Menurutnya, Presiden Prabowo menerima keputusan tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi Perry Warjiyo selama memimpin bank sentral Indonesia.

Baca Juga: Permintaan Maaf Febrie Adriansyah ke Presiden Prabowo dan Jaksa Agung, Klaim Jadi Korban Kriminalisasi

"Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo dan disertai ucapan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian beliau selama tujuh tahun," kata Prasetyo.

Perry Warjiyo pertama kali dipercaya menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia pada periode 2018–2023. Setelah masa jabatan pertamanya berakhir, ia kembali memperoleh kepercayaan untuk memimpin BI pada periode kedua, yakni 2023–2028.

Namun, sebelum masa jabatan keduanya berakhir, Perry memilih mengakhiri kepemimpinannya lebih awal dengan mengajukan pengunduran diri kepada Presiden.

Baca Juga: Trump Mengamuk! Perusahaan AS 'Dirampok' Kawan Sendiri Rp 17 Triliun

Meski pengunduran diri Perry Warjiyo memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, Istana menegaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada alasan pribadi.

Prasetyo Hadi mengaku tidak mengetahui secara rinci latar belakang keputusan tersebut. Saat ditanya mengenai isu yang menyebut Perry mengundurkan diri karena kondisi kesehatan, ia memilih tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Kalau detailnya ya kami tidak masuk ke sana," ujarnya.

Baca Juga: Fantastis! Piala Presiden 2026 Raup Sponsor Rp60 Miliar, Digelar Tanpa Sepeser Pun Uang Negara

Bantah Spekulasi Adanya Tekanan Politik

Prasetyo juga membantah anggapan yang mengaitkan pengunduran diri Perry Warjiyo dengan tekanan dari pemerintah.

Menanggapi pertanyaan mengenai spekulasi tersebut, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ikut memperluas asumsi yang berkembang.

"Siapa yang berspekulasi? Itu kan pertanyaan Anda yang membuat spekulasi," tegasnya.

Baca Juga: Tewas dengan Mulut Berbusa, Polisi Selidiki Kematian Sutrimo yang Diklaim sebagai Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Ia kembali menekankan bahwa isi surat yang disampaikan Perry hanya menyebutkan permohonan pengunduran diri karena alasan pribadi.

Selain itu, sebelum surat tersebut diajukan, tidak ada pertemuan khusus antara Perry Warjiyo dan Presiden Prabowo Subianto.

"Tidak ada. Dalam suratnya hanya menyatakan mengajukan permohonan pengunduran diri oleh karena alasan pribadi," pungkas Prasetyo. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.