Banten

Hoaks! Polda Metro Jaya Bantah Kabar Ajudan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tewas Ditembak

Cristina Malonda | 28 Juli 2026, 15:43 WIB
Hoaks! Polda Metro Jaya Bantah Kabar Ajudan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tewas Ditembak
Hoaks! Polda Metro Jaya Bantah Kabar Ajudan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tewas Ditembak (Foto: istimewa)

AKURAT BANTEN - Isu mengenai ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang disebut tewas ditembak di wilayah Jakarta Selatan dipastikan tidak benar.

Polda Metro Jaya menegaskan informasi yang beredar luas di media sosial tersebut merupakan kabar bohong atau hoaks.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung dengan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan terkait isu tersebut.

Baca Juga: MTQ ke-25 Tingkat Kota Tangerang Resmi Dibuka

Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan adanya fakta yang mendukung kabar mengenai dugaan penembakan terhadap ajudan mantan Jampidsus tersebut.

"Sejauh ini kami sudah mengonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan. Informasi itu adalah hoaks," ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin, 27 Juli 2026.

Selain membantah isu yang beredar, Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: Liverpool Incar Bintang Everton! Pengganti Mohamed Salah Ini Juga Jadi Rebutan Manchester United

Polisi meminta publik tidak mudah terpancing oleh narasi yang belum memiliki dasar fakta dan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai sebuah informasi.

Kabar mengenai ajudan Febrie Adriansyah diduga tewas ditembak pertama kali ramai setelah diunggah sejumlah akun media sosial.

Salah satunya berasal dari akun Instagram @kementerian_kurangajar yang mengunggah narasi bahwa setelah penjaga rumah Febrie meninggal secara misterius, ajudannya juga diduga menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal dan hingga kini jasadnya disebut belum ditemukan.

Baca Juga: Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap Bareskrim, Ini Profil dan Jejak Karier AKP Pardiman

Narasi serupa juga diunggah akun @badanperwakilannetizen2 yang menyebut ajudan mantan Jampidsus tersebut hilang dan beredar kabar telah ditembak oleh orang misterius.

Meski demikian, klaim-klaim tersebut tidak disertai bukti maupun keterangan resmi dari aparat penegak hukum.

Kematian Sutrimo Sempat Menjadi Sorotan

Munculnya isu tersebut diduga berkaitan dengan kasus meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang disebut sebagai kepala rumah tangga (Karumga) Febrie Adriansyah.

Baca Juga: Fakta Bentrokan Matraman Terungkap, Berawal dari Teguran Knalpot Bising hingga Tewaskan 1 Pemuda

Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di depan sebuah klinik kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi, 23 Juli 2026.

Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan korban seolah mengeluarkan busa dari mulut sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring.

Namun, keterangan tenaga medis menyebut tidak ditemukan busa di area mulut korban sebagaimana yang ramai diperbincangkan.

Baca Juga: Operasi Senyap Bareskrim Polri, Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel dan Tujuh Polisi

Korban dinyatakan death on arrival (DOA) atau telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah kemudian dimakamkan oleh keluarga di Banyumas, Jawa Tengah.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Sutrimo masih belum dapat dipastikan. Polisi menyebut tidak ada pemeriksaan lanjutan yang dapat mengungkap penyebab meninggalnya korban, sehingga proses penyelidikan belum menghasilkan kesimpulan mengenai penyebab kematian tersebut. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.