Banten

Polisi Tegaskan Belum Ada Bukti Dias Al Hadi Terlibat Geng Motor

David Amanda | 11 Agustus 2026, 06:10 WIB
Polisi Tegaskan Belum Ada Bukti Dias Al Hadi Terlibat Geng Motor
Polisi Tegaskan Belum Ada Bukti Dias Al Hadi Terlibat Geng Motor - Istimewa

AKURAT BANTEN - Dasar keputusan SMAN 14 Kota Tangerang yang meminta Dias Al Hadi meninggalkan sekolah masih dipertanyakan. Terlebih, isu keterlibatan geng motor yang sempat dikaitkan dengan polemik tersebut belum didukung bukti.

Bhabinkamtibmas Polsek Batuceper, Aiptu Fajar, mengatakan dirinya belum memiliki bukti yang menunjukkan Dias terlibat geng motor maupun kelompok tertentu yang berkaitan dengan geng motor.

Menurut Fajar, persoalan yang dibahas dalam proses mediasi sebelumnya berkaitan dengan dugaan perundungan terhadap sejumlah siswa, bukan perkara geng motor.

Baca Juga: Gara-Gara Inter Milan Incar Curtis Jones, Liverpool Beralih Berburu 'Monster' Lini Tengah Monaco Berharga €50 Juta!

"Kalau kaitannya dengan Dias Al Hadi, enggak ada urusannya. Dias itu pembulian," kata Fajar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (7/8/2026).

Fajar mengakui terdapat siswa SMAN 14 Kota Tangerang yang pernah diamankan dalam kasus geng motor.

Namun, hal tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkan Dias dengan kelompok tersebut.

"Ada kemungkinan kaitannya dengan geng motor atau geng grup-grup yang ada di SMA 14. Ada, tapi saya belum punya buktinya," ujarnya.

Baca Juga: Hipertensi dan Diabetes Paling Banyak Ditemukan Pada Program Cek Kesehatan Gratis di Banten

Ia juga meminta informasi mengenai kelompok siswa yang diduga memiliki keterkaitan dengan geng motor ditelusuri terlebih dahulu.

"Saya belum punya bukti untuk menduga atau menuduh bahwa grup itu geng motor. Itu PR dari sekolah untuk mencarinya," katanya.

Fajar menegaskan, apabila Dias tidak terbukti terlibat dalam geng motor, persoalan tersebut tidak seharusnya dikaitkan dengan kasus yang sedang dihadapinya.

"Kalau dia enggak terlibat, jangan dikait-kaitkan. Karena itu kan pembulian urusannya, enggak ada kaitannya dengan geng motor," ujarnya.

Baca Juga: Rodri Lepas, Real Madrid Belok ke Juventus: Kapten Bianconeri Ini Mendadak Masuk Radar Los Blancos

Sementara mengenai dugaan perundungan, Fajar menyebut pihak sekolah mengaku telah memiliki bukti berupa foto dan keterangan saksi.

Ia mengatakan terdapat 23 dari 25 siswa yang disebut sebagai korban dan telah memberikan keterangan dalam proses pendalaman.

"Ya ada foto, ada juga keterangan saksi," katanya.

"Murni pembulian. Ada bukti dan ada saksi. Dua puluh tiga orang dari 25," lanjutnya.

Baca Juga: Marcus Rashford Balik ke MU, Michael Carrick Beri Sinyal Mengejutkan: Comeback Besar Dimulai?

Meski demikian, keterangan tersebut belum merinci bukti yang secara spesifik menunjukkan keterlibatan Dias dalam dugaan perundungan.

Adanya bukti mengenai dugaan perundungan juga tidak serta-merta membuktikan seorang siswa tertentu sebagai pelaku tanpa adanya bukti yang mengarah kepadanya.

Keluarga Dias sebelumnya mempertanyakan dasar keputusan sekolah yang meminta anak mereka meninggalkan SMAN 14 Kota Tangerang, selain itu, mereka juga meminta agar setiap tuduhan terhadap Dias disertai bukti yang jelas.

Baca Juga: Bongkar Modus Anjungan Rahasia! Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Bintan Digagalkan

Fajar mengatakan dirinya sempat terlibat dalam proses penyelesaian persoalan tersebut, dalam pembahasan itu, sempat muncul pembicaraan agar Dias tidak dikeluarkan dari sekolah.

Namun, keputusan mengenai perpindahan sekolah, kata Fajar, merupakan kewenangan pihak sekolah.

"Kalau pada saat pengunduran diri atau penandatanganan, itu urusan sekolah. Saya sudah tidak ada di lokasi," katanya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.