Tawuran Berulang di Karang Tengah, Warga Desak Polisi Intensifkan Patroli dan Tindak Tegas Pelaku

AKURAT BANTEN - Aksi tawuran pelajar kembali pecah di kawasan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Kamis (13/8/2026). Kali ini, siswa dari SMK Negeri 11 Kota Tangerang terlibat bentrok setelah mendapat serangan dari kelompok pelajar Sekolah Bantara di lokasi tersebut.
Insiden ini menyulut kemarahan besar warga setempat karena menjadi tawuran ketiga yang terjadi dalam waktu berdekatan. Karena kesabaran sudah habis, warga sekitar bergerak cepat mengepung lokasi.
Mereka sempat menahan beberapa siswa yang terlibat aksi tersebut untuk diserahkan ke pihak berwajib.
Sebelumnya, SMKN 11 Kota Tangerang juga terlibat aksi serupa secara berturut-turut dengan SMK Bina Insani pada Kamis (6/8) dan Jumat (7/8/26) lalu.
"Kami sudah benar-benar habis kesabaran. Ini sudah kejadian yang ketiga kalinya dalam waktu dekat. Minggu lalu hari Kamis dan Jumat mereka sudah ribut sama SMK Bina Insani, sampai merusak motor warga di sini," ujar Name, salah seorang warga Parung Jaya di lokasi kejadian, Kamis (13/8/2026).
"Sekarang malah diserang lagi sama Sekolah Bantara. Tadi warga langsung kompak mengepung dan sempat menahan beberapa anak sekolah itu supaya kapok," imbuhnya.
Pada bentrokan minggu lalu, oknum pelajar memang sempat melakukan perusakan terhadap sepeda motor milik warga yang sedang terparkir.
Hal inilah yang memicu aksi spontan warga untuk langsung membubarkan massa dan menangkap para pelaku yang tertinggal di lokasi pada hari ini.
Kini, masyarakat mendesak pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap siswa yang telah diamankan serta sekolah yang terlibat.
Baca Juga: Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, KUHAP Baru Jadi Sorotan
Warga meminta adanya sanksi berat dari pihak sekolah serta patroli rutin dari aparat keamanan pada jam-jam rawan agar lingkungan mereka tidak kembali dijadikan arena tawuran.
"Gurunya harus memberikan tindakan tegas dan keamanan dari kepolisian harus rajin patroli biar gak keulang lagi," tandas Name.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kepolisian Polsek Ciledug belum memberikan keterangan atas insiden tersebut.
Kapolsek Ciledug Kompol Susida Aswita saat di konfirmasi mengaku belum mengetahui kejadian tersebut secara detail.
"Saya baru beres rapat di Polres, belum sampe polsek, nanti ditanya dulu," singkatnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!











