Banten

Tawuran Berulang di Karang Tengah, Warga Desak Polisi Intensifkan Patroli dan Tindak Tegas Pelaku

David Amanda | 13 Agustus 2026, 23:34 WIB
Tawuran Berulang di Karang Tengah, Warga Desak Polisi Intensifkan Patroli dan Tindak Tegas Pelaku
Tawuran Berulang di Karang Tengah, Warga Desak Polisi Intensifkan Patroli dan Tindak Tegas Pelaku - Istimewa

AKURAT BANTEN - Aksi tawuran pelajar kembali pecah di kawasan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Kamis (13/8/2026). Kali ini, siswa dari SMK Negeri 11 Kota Tangerang terlibat bentrok setelah mendapat serangan dari kelompok pelajar Sekolah Bantara di lokasi tersebut.

Insiden ini menyulut kemarahan besar warga setempat karena menjadi tawuran ketiga yang terjadi dalam waktu berdekatan. Karena kesabaran sudah habis, warga sekitar bergerak cepat mengepung lokasi.

Mereka sempat menahan beberapa siswa yang terlibat aksi tersebut untuk diserahkan ke pihak berwajib.

Baca Juga: Resmi! Legenda Manchester Dan Tim 'Unbeaten' London Bentrok di GBK 10 Oktober, Catat Jadwal Dan Info Tiketnya!

Sebelumnya, SMKN 11 Kota Tangerang juga terlibat aksi serupa secara berturut-turut dengan SMK Bina Insani pada Kamis (6/8) dan Jumat (7/8/26) lalu.

"Kami sudah benar-benar habis kesabaran. Ini sudah kejadian yang ketiga kalinya dalam waktu dekat. Minggu lalu hari Kamis dan Jumat mereka sudah ribut sama SMK Bina Insani, sampai merusak motor warga di sini," ujar Name, salah seorang warga Parung Jaya di lokasi kejadian, Kamis (13/8/2026).

"Sekarang malah diserang lagi sama Sekolah Bantara. Tadi warga langsung kompak mengepung dan sempat menahan beberapa anak sekolah itu supaya kapok," imbuhnya.

Baca Juga: DPRD DKI Soroti Parkir Liar di Ritel Modern, Pansus Desak Kepastian Legalitas dan Perlindungan Konsumen

Pada bentrokan minggu lalu, oknum pelajar memang sempat melakukan perusakan terhadap sepeda motor milik warga yang sedang terparkir.

Hal inilah yang memicu aksi spontan warga untuk langsung membubarkan massa dan menangkap para pelaku yang tertinggal di lokasi pada hari ini.

Kini, masyarakat mendesak pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap siswa yang telah diamankan serta sekolah yang terlibat.

Baca Juga: Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, KUHAP Baru Jadi Sorotan

Warga meminta adanya sanksi berat dari pihak sekolah serta patroli rutin dari aparat keamanan pada jam-jam rawan agar lingkungan mereka tidak kembali dijadikan arena tawuran.

"Gurunya harus memberikan tindakan tegas dan keamanan dari kepolisian harus rajin patroli biar gak keulang lagi," tandas Name.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak kepolisian Polsek Ciledug belum memberikan keterangan atas insiden tersebut.

Baca Juga: Bongkar Kasus 'Baca Alquran Dapat Miras': Siapa Saja 5 Pihak The Sounds Project yang Kini Resmi Dipolisikan?

Kapolsek Ciledug Kompol Susida Aswita saat di konfirmasi mengaku belum mengetahui kejadian tersebut secara detail.

"Saya baru beres rapat di Polres, belum sampe polsek, nanti ditanya dulu," singkatnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.