Satu WNI Tewas dalam Serangan Houthi, DPR Minta Travel Warning untuk Yaman Segera Diterbitkan

AKURAT BANTEN - Anggota Komisi I DPR RI Iman Sukri meminta pemerintah segera mengeluarkan peringatan bepergian (travel warning) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berencana menuju Yaman serta sejumlah wilayah konflik lainnya di Timur Tengah.
Desakan itu muncul setelah kapal kargo MV Tihamah diserang Houthi di sekitar Selat Bab el-Mandeb, Yaman, yang menyebabkan satu WNI meninggal dunia.
“Kami berduka cita atas meninggalnya satu WNI akibat serangan terhadap kapal MV Tihamah di Yaman. Kami meminta pemerintah segera mengeluarkan travel warning ke Yaman dan wilayah konflik lain di Timur Tengah bagi WNI mengingat situasi keamanan di wilayah tersebut semakin berisiko,” kata Iman dalam keterangan yang dikutip Parlementaria di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Kapal MV Tihamah tercatat membawa 11 awak yang terdiri dari delapan warga negara Pakistan dan tiga WNI.
Baca Juga: KAI Hadirkan Livery Merah Putih HUT ke-81 RI, Ada 4 Kereta Api yang Tampil Beda
Mengacu pada laporan Reuters, serangan tersebut mengakibatkan empat awak kapal tewas, masing-masing tiga warga Pakistan dan satu WNI.
Iman menilai kondisi keamanan yang semakin berbahaya di perairan Timur Tengah dan mengancam keselamatan pelaut sipil harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Ia menegaskan, perlindungan terhadap keselamatan WNI harus menjadi salah satu prioritas utama negara.
“Serangan terhadap kapal sipil menunjukkan risiko nyata bagi WNI, baik yang bekerja sebagai awak kapal maupun yang melakukan perjalanan ke kawasan tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Bikin Fans Terkejut Usai Menikah, Penampilan Barunya Jadi Sorotan
Politisi Fraksi PKB tersebut menegaskan bahwa penerbitan travel warning bukan hanya bertujuan membatasi mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi upaya pencegahan agar WNI dapat mengetahui dan mempertimbangkan risiko sebelum bepergian ke daerah konflik.
“Apalagi saat ini situasi di Selat Hormuz maupun perairan di wilayah Timur Tengah kian memanas seiring konflik AS-Israel yang tak kunjung berakhir,” katanya.
Selain mengeluarkan peringatan bepergian, Iman juga mendesak Kementerian Luar Negeri segera memberikan perhatian maksimal kepada WNI yang selamat serta mempercepat proses pemulangan jenazah WNI yang menjadi korban ke Tanah Air.
Pemerintah juga diminta memastikan seluruh hak serta kebutuhan para korban mendapatkan penanganan yang layak.
“Kami meminta pemerintah memastikan seluruh kebutuhan korban terpenuhi, baik perawatan bagi WNI yang terluka, pendampingan bagi yang selamat, maupun proses pemulangan jenazah ke Indonesia.
Negara harus hadir dan memastikan hak-hak WNI yang menjadi korban terpenuhi,” pungkas Legislator dari Dapil Jawa Timur VII itu.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026








