Banten

Sadio Mane, Pemain Al Nassr FC yang Ikhlas Memberikan Hartanya Untuk Orang Miskin

Saeful Anwar | 25 September 2023, 18:05 WIB
Sadio Mane, Pemain Al Nassr FC yang Ikhlas Memberikan Hartanya Untuk Orang Miskin

AKURAT BANTEN - Sadio Mane adalah pemain sepak bola profesional asal Senegal, gelandang sayap untuk klub Liga Profesional Saudi Al Nassr FC dan tim nasional Senegal.

Dilahirkan pada 10 April 1992, Mané memulai karier juniornya di Metz kemudian memulai karier seniornya di klub tersebut pada tahun 2011.

Sempat bergabung dengan Red Bull Salzburg sebelum pada tahun 2014 pindah ke Southampton.

Baca jugaPesugihan Unik di Gunung Kawi, Bagi yang Tak Kuat Iman Percaya Bisa Bikin Kaya Raya 7 Keturunan

Pada 2017, ia pindah ke Liverpool dan menjadikannya pemain Afrika termahal saat itu, sebelum di pecahkan Mohamed Salah pada musim berikutnya.

Bersama Liverpool, ia menjuarai Liga Champions pada tahun 2019, dan menjadi pemain Senegal pertama yang memenangkan kejuaraan tertinggi di Eropa. 

Profil biodata Sadio Mane mulai diburu pecinta olahraga Indonesia. Jagoan Liverpool ini jadi buah bibir setelah sholat di tengah perayaan pesta juara Piala Liga Inggris.

Dia lahir dari keluarga Muslim yang religius dan tumbuh besar di Bambali, Sedhiou. Jika sudah berkutat dengan yang namanya sepak bola, jadwal padat pasti tak bisa dihindari.

Meski begitu, Sadio Mane tidak melewatkan kewajibannya sebagai umat Islam, yakni salat lima waktu. Mantan pemain Southampton ini dikenal sebagai pria yang religius.

Baca juga13 Manfaat Okra Merah dan Hijau, dari Melawan Kanker hingga Mengobati Asma

Sejak kecil, Sadio Mane diajarkan kedua orang tuanya tentang pentingnya menjalankan segala aturan yang ada di agama Islam.

Pesepak bola yang satu ini juga dikenal hobi membangun masjid. Sejumlah masjid yang ada di Senegal diketahui merupakan hasil sumbangan dari pemain andalan Bayern Munchen ini.

Dengan penghasilan sekitar 9 jt dollar pertahun atau sekitar 140 Milyar Rupiah dan selalu terekspose kamera membawa handphone yang sudah retak layarnya, dia selalu menjawab pertanyaan yang sama ketika dirinya ditanya kenapa tidak membeli handphone yang baru, jawabanya adalah, “Saya masih bisa memperbaikinya.”

Ketika wartawan mendesak kenapa tidak membeli handphone yang baru saja, dia menjawab, “ Saya sanggup membeli ribuan handphone baru, 10 mobil ferari, 2 pesawat jet pribadi, Jam Berlian, tapi apa gunanya untuk saya.” 

“Saya selamat dari masa-masa sulit, bermain sepak bola tanpa alas kaki, Saya tidak memiliki pendidikan dan hal lainnya, tapi hari ini apa yang Saya hasilkan berkat sepak bola. Saya bisa membantu orang-orang didaerah saya,” lanjutnya. 

Baca jugaPemuda Tewas Penuh Luka di Depan Stasiun Pondok Ranji, Diduga Korban Tawuran

“Saya membangun rumah sakit, membangun sekolah gratis, memberikan laptop dan uang sekitar Rp6 juta rupiah bagi siswa dan siswi yang berprestasi. Membangun stadion, membangun SPBU, membangun kantor pos, membangun masjid, memberikan pakaian, sepatu, dan makan orang-orang miskin. Menyediakan internet 4G dengan WiFi gratis, memberikan sebesar 770 juta ke Negara Senegal menangani wabah virus Covid19,” terangnya.

“Selain itu, saya memberikan sebesar 70 euro perbulan, untuk semua orang di wilayah yang sangat miskin di Senegal dan berkontribusi ekonomi kepada keluarga mereka," jelasnya.

"Saya tidak perlu memajang mobil mewah, rumah mewah, perjalanan dan bahkan pesawat. Saya lebih suka orang-orang di negara saya menerima sedikit dari apa yang telah diberikan kepada kehidupan saya ini," tegas Sadio Mane.

Itulah Sadio Mane, selain rendah hati dan sederhana, dia juga dikenal sebagai seorang Muslim yang yang taat.

Dia pernah terekspose kamera sedang membersihkan toilet masjid, maksudnya supaya nyaman digunakan oleh para jamaah saat hendak akan beribadah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.