Ancaman Timnas Indonesia Vs Australia, Wajib Menjaga Gerakan Bek Leicester City Dengan Tinggi 198 Cm

AKURAT BANTEN - Dalam laga 16 besar Piala Asia 2023 Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Australia pada Minggu (28/1/2024) di Stadion Jassim Bin Hamad pada Minggu (27/1/2024).
Australia mempunyai pemain yang sangat mematikan lewat duel udara, Harry Souttar yang memiliki tinggi 198 cm dimana dalam beberapa laga sebelumnya dapat memanfaatkan postur tubuhnya untuk menebar ancaman ketika menghadapi tim manapun termasuk timnas Indonesia nanti.
Timnas Indonesia harus mewaspadai Bek milik Leicester City itu melalui peluang dari situasi bola mati.
“Saya benar-benar percaya bahwa setiap kali kami mendapatkan bola mati, setidaknya kami akan menciptakan peluang,” kata Harry Souttar, dikutip dari Socceroos.
“Jelas, kami harus memperbaiki diri sejak laga pertama, saya pikir kami memiliki beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan,”
“Namun, yang pasti ada satu yang kami sukai, yakni sebagai tim kami memiliki peluang nyata untuk mencetak gol,” paparnya.
- Baca Juga: Lawan Australia, Timnas Indonesia di Anggap Receh Oleh Media Inggris Hingga Prediksi Skor Menyakitkan
- Baca Juga: Dinasti Sepak Bola CFG Membeli Saham 11 Club Dunia Terakhir Palermo, Adek Bontot Manchester City
- Baca Juga: Sejak Kapan Permainan SEPAK BOLA Menggunakan Sepatu? Ini Penjelasannya!
Harry Souttar menjelaskan, Australia mempersiapkan diri dengan baik menjelang duel menghadapi timnas Indonesia, Minimal Australia harus menghindari kesalahan.
“Jelas, kami tahu ini adalah babak gugur, tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan,” ungkap dia menjelaskan.
“Sebuah tantangan baru bagi kami, kami mempunyai beberapa hari untuk mempersiapkan pertandingan. Saya yakin kami bakal menonton video (untuk analisis) dan berlatih dalam beberapa hari ke depan agar siap,” paparnya.
Meski begitu, Harry Souttar meminta kepada para pemain Australia untuk lebih sabar dalam menghadapi pertahanan timnas Indonesia.
“Anda harus membongkar pertahanan mereka, tetapi tidak akan mudah. Mereka bertahan sangat dalam dan tak banyak ruang bisa dimanfaatkan. Kami harus sabar.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










