PANAS! Bonus Persib Juara Tak Sesuai Janji Dedi Mulyadi, Sekda Jabar Bungkam, Umuh Muchtar Tolak Mentah-Mentah Ratusan Juta Rupiah!

AKURAT BANTEN – Drama bonus juara Liga 1 2024/2025 untuk Persib Bandung memanas. Setelah janji bonus Rp1 miliar yang sempat dilontarkan oleh Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, kini kenyataannya justru memicu penolakan keras dari manajemen Persib sendiri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, memilih bungkam saat dimintai konfirmasi mengenai nominal bonus yang tak sesuai janji, sementara Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar secara terang-terangan menolak dan mengembalikan uang Rp365 juta yang sudah terkumpul.
Situasi ini menjadi sorotan tajam setelah sebelumnya janji bonus miliaran rupiah mengemuka di tengah euforia pawai juara Persib.
Menanggapi polemik ini, Sekda Herman Suryatman enggan memperpanjang urusan bonus untuk Persib.
Baca Juga: 60 Petugas Dikerahkan! Kebakaran Hebat Landa Pabrik Bahan Baku Restoran Cepat Saji di Ciracas
Ia menegaskan bahwa bonus dari Pemprov Jabar bersifat sukarela dan tidak ada paksaan bagi ASN yang ingin menyumbang.
"Kan itu mah sukarela ya, kan saya kira sudah jelas,” kata Herman saat ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (27/6/2025).
Herman tidak ingin hal ini menjadi masalah yang berkepanjangan. Menurutnya, konsep urunan sukarela berarti nominal berapapun yang terkumpul akan diterima.
Ia pun menolak berkomentar lebih lanjut ihwal kekecewaan Umuh Muchtar yang menyinggung janji Rp1 miliar namun hanya terealisasi Rp365 juta.
“Kita mah sukarela ya, karena tidak boleh memaksa, harus sukarela. Sudah. Tidak ada komentar,” tegasnya, memilih untuk tidak membuka lebih jauh detail di balik permasalahan ini.
Di sisi lain, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengungkapkan alasan kuat di balik penolakan manajemen terhadap bonus dari pemerintah daerah.
Baca Juga: Clean Sleeping: Rahasia Tidur Berkualitas yang Jadi Gaya Hidup Baru Kalangan Urban
Umuh merasa, Pemprov Jabar tampak terbebani dengan janji bonus yang sebelumnya dilontarkan Dedi Mulyadi.
"Uang yang dijanjikan Rp1 miliar itu Sekda sudah berkoar-koar ke mana-mana dan sudah memberikan uang kadedeuh dikumpulkan Rp365 juta. Sudah diinstruksikan kepada staf di Persib, saya tolak,” kata Umuh dengan tegas di Bandung.
Umuh mengaku tidak ingin pemberian bonus ini menjadi masalah berkepanjangan di kemudian hari.
Untuk menghindari konflik dan prasangka dari Bobotoh (suporter Persib), ia memutuskan untuk menolak dan mengembalikan uang yang sudah diberikan Pemprov.
“Saya takutnya jadi beban dan jadi prasangka dari semua Bobotoh bahwa Persib sudah menerima uang Rp1 miliar. Jangan sampai ini jadi masalah, jadi bumerang,” tegasnya.
Baca Juga: Putusan MK Jadi Momentum Emas Redesain Pemilu: Zulfikar Dorong Penyesuaian Sesuai UUD 1945
Menurut Umuh, Dedi Mulyadi seharusnya tidak asal berjanji akan memberikan bonus miliaran rupiah bila memang sulit untuk direalisasikan.
Ia juga secara terbuka memberikan peringatan kepada Sekda Herman Suryatman.
"Saudara Herman, Sekda Jabar hati-hati ya, uang Rp1 miliar itu nggak susah karena dia menyusahkan sendiri. Apa yang sudah dijanjikan, harusnya jangan bicara dulu, nanti dikumpulkan berapa adanya,” ungkap Umuh, menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam melontarkan janji publik.
Polemik bonus ini menyoroti kompleksitas antara janji politik, ekspektasi publik, dan realitas birokrasi dalam mendukung prestasi olahraga (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 7Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 8Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









