Banten

Garuda Tetap Main Dua Kali, Taiwan Jadi Lawan Pengganti Kuwait di FIFA Match Day

Andi Syafrani | 27 Agustus 2025, 20:38 WIB
Garuda Tetap Main Dua Kali, Taiwan Jadi Lawan Pengganti Kuwait di FIFA Match Day

AKURAT BANTEN - Timnas Indonesia dipastikan tetap menjalani dua laga uji coba internasional pada FIFA Match Day September 2025, meski Kuwait secara mengejutkan membatalkan partisipasinya.

PSSI bergerak cepat mencari lawan tanding, dan Taiwan resmi dipilih untuk mengisi slot kosong yang ditinggalkan Kuwait.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Perkuat Pertamina di Tengah Kelangkaan BBM di SPBU Swasta

Sebelumnya, partai melawan Kuwait dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 5 September 2025. Namun, mendadak Asosiasi Sepak Bola Kuwait mengirimkan surat pembatalan pada 21 Agustus lalu.

Keputusan sepihak ini membuat federasi dan publik sepak bola tanah air kecewa, mengingat laga tersebut sudah lama masuk agenda resmi.

“Pertandingan FIFA Match Day Timnas Indonesia melawan Kuwait terpaksa batal karena pembatalan sepihak dari pihak FA Kuwait lewat surat resmi kepada PSSI pada tanggal 21 Agustus,” tulis PSSI dalam pernyataan resminya, Rabu (27/8).

Baca Juga: PT Cipta Perdana Lancar Hadirkan Food Tray SUS 304 Halal dan Ramah Lingkungan

Beruntung, PSSI tidak membiarkan kekosongan jadwal berlarut. Taiwan kemudian dipastikan menjadi lawan pengganti yang akan dihadapi Indonesia pada 5 September, tetap di Surabaya. Setelah itu, skuad Garuda juga dijadwalkan melawan Lebanon pada 8 September.

Baca Juga: Nyamar Jadi Pembeli, Wakil Wali Kota Tangsel Blusukan ke Pasar Serpong

Dari segi peringkat, Taiwan saat ini berada di posisi 172 dunia, terpaut cukup jauh dari Indonesia yang kini menempati peringkat 126. Meski secara hitungan kertas Garuda lebih unggul, Taiwan dianggap tetap memberi tantangan tersendiri.

Laga ini juga akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mencoba variasi strategi sekaligus menjaga konsistensi permainan sebelum menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Baca Juga: Nama Rektor UGM Ova Emilia Tercemar Usai Bela Ijazah Jokowi Asli, Ketahuan Pernah Lakukan Hal Keji Ini

Shin Tae-yong diperkirakan bakal memanfaatkan duel melawan Taiwan untuk melakukan rotasi. Beberapa pemain muda maupun nama baru kemungkinan besar mendapat menit bermain agar bisa membuktikan kualitas mereka di level internasional. Uji coba ini juga penting untuk memperdalam kedalaman skuad menjelang kualifikasi Piala Dunia.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Tangerang Membohongi Publik, Ternyata Tunjangan Ketua Naik Rp65 Juta, Anggota Rp54 Juta Tahun 2025

Berbeda dengan Taiwan, laga kedua melawan Lebanon jelas akan lebih berat. Lebanon kini berada di peringkat 108 FIFA dan dikenal sebagai tim dengan karakter permainan keras serta disiplin.

Duel ini dipandang sebagai tolok ukur yang pas untuk mengukur kesiapan Garuda menghadapi lawan-lawan sekelas Asia Barat di ajang resmi.

Baca Juga: Kebijakan Bank Mandiri Dianggap Tidak Manusiawi, Warga: Walau Sakit Penerima Bansos Harus Dibopong Kelokasi

Antusiasme suporter Indonesia diyakini tidak surut meski Kuwait batal hadir. Stadion Gelora Bung Tomo diperkirakan tetap dipadati ribuan pendukung yang rindu melihat perjuangan langsung skuad Garuda. Bagi para pemain, dukungan penuh di tribun bisa menjadi energi tambahan untuk tampil maksimal.

Selain untuk menjaga ritme pertandingan, FIFA Match Day kali ini juga penting bagi Indonesia dalam upaya memperbaiki peringkat dunia. Setiap kemenangan akan sangat berarti untuk mendongkrak posisi di ranking FIFA, yang nantinya bisa berpengaruh terhadap undian turnamen internasional.

Baca Juga: Tetap Membandel dan Diduga Langgar Perda, Akhirnya Galian C di Desa Sukamanah Ditutup Satpol PP

Dengan komposisi lawan yang sudah pasti, publik berharap Timnas Indonesia mampu memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin. Dua laga uji coba di awal September akan menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke tantangan yang lebih besar di kualifikasi Piala Dunia mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC