CUMA 65 HARI! Drama Pahit Shin Tae-yong: Dipecat Ulsan HD Setelah Kekalahan Tragis Timnas Indonesia

AKURAT BANTEN– Keputusan mengejutkan datang dari kancah sepak bola Korea Selatan.
Shin Tae-yong, mantan pelatih yang membawa Timnas Indonesia mencapai sejarah baru, resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih kepala Ulsan HD FC pada Kamis, 9 Oktober 2025.
Ironisnya, pengumuman pahit ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah kekalahan dramatis Timnas Indonesia 2-3 dari Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seolah nasibnya terikat, berita buruk ganda menghantam jagat sepak bola Asia di hari yang sama.
Klub juara bertahan K League 1 itu mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong karena rentetan hasil buruk yang tak tertolong.
"Ulsan HD FC mengakhiri kerja sama mereka dengan coach Shin Tae-yong. Terima kasih atas kerja kerasnya untuk tim sejauh ini, dan kami mendukung Anda di masa depan,” tulis pihak klub dalam pengumuman resminya.
Baca Juga: 4 Jam Dicecar Polisi Kasus HAKI! Lesti Kejora Ungkap Pelajaran Pahit, Rizky Billar Pasang Badan
Jangka Waktu Tersingkat: 10 Laga dan Hanya Dua Kemenangan
Masa bakti Shin Tae-yong di Ulsan HD tercatat sebagai salah satu yang tersingkat dalam kariernya.
Ia baru diangkat pada 5 Agustus 2025, tak lama setelah kontrak epiknya bersama Timnas Indonesia berakhir. Total, ia hanya bertahan 65 hari di klub berjuluk Harimau Asia tersebut.
Ekspektasi tinggi publik Korea tak mampu dipenuhi. Pelatih yang pernah memimpin Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018 itu justru gagal total mengangkat performa Ulsan.
Dalam 10 pertandingan di K League 1, Ulsan di bawah asuhan Shin hanya mampu mencatat dua kemenangan.
Titik puncaknya adalah rentetan empat laga tanpa kemenangan, yang ditutup dengan kekalahan telak 0-3 dari Gimcheon Sangmu di pekan terakhir.
Kegagalan ini membuat posisi Shin Tae-yong tak lagi bisa dipertahankan. Sebagai langkah darurat, Ulsan menunjuk Noh Sang-rae, direktur tim muda, sebagai pelatih interim.
Baca Juga: UPDATE MBG : KASUS KERACUNAN BIKIN PEMERINTAH BERSATU, MENKES SIAPKAN 'SISTEM MONITORING ALA COVID-19'
Bayang-bayang Indonesia yang Sulit Dihapus
Pemecatan ini tak pelak memicu perbincangan panas, terutama di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.
Meskipun telah digantikan oleh Patrick Kluivert, kiprah Shin Tae-yong di Tim Garuda tetap menjadi tolok ukur.
Di bawah arahannya, Indonesia berhasil menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola nasional.
Kontras dengan kesuksesan bersejarah di Indonesia, kegagalan singkat di Ulsan HD menjadi catatan kelam yang tak terduga.
Sementara kabar pemecatan Shin memanas, Timnas Indonesia yang kini diarsiteki Kluivert juga sedang berjuang.
Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi di Jeddah, meskipun sempat mendapatkan dua penalti VAR, menunjukkan bahwa perjuangan di babak kualifikasi semakin berat.
Saat ini, Ulsan HD FC, klub peraih dua gelar Liga Champions Asia, akan segera bergerak cepat mencari pelatih definitif.
Mereka berharap bisa segera membenahi tim yang sempat oleng di bawah komando singkat Shin Tae-yong, sembari nama sang pelatih legendaris akan selalu dikaitkan dengan dua momen dramatis pada 9 Oktober 2025: dipecat di Korea dan Timnas Indonesia yang bertarung sengit tanpa dirinya (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini







